BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 18 DESEMBER 2025 • 20:06 WIB

Kisah Nyata: Serangan Stroke pada Pria Sehat Akibat Terlalu Banyak Minuman Energi

Kisah Nyata: Serangan Stroke pada Pria Sehat Akibat Terlalu Banyak Minuman EnergiKisah Nyata: Serangan Stroke pada Pria Sehat Akibat Terlalu Banyak Minuman Energi

Seorang pria berusia 54 tahun dari Nottingham, Inggris, mengalami stroke meskipun dikenal sehat dan aktif berolahraga. Kejadian ini dipicu oleh konsumsi berlebihan minuman energi yang mengandung kafein tinggi.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tahan Imbang 0-0 Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Gejala mulai muncul ketika ia merasakan kelemahan di sisi kiri tubuhnya dan kesulitan berbicara. Ketika dibawa ke klinik, tekanan darahnya tercatat sangat tinggi, menandakan risiko serius.

Kondisi Medis yang Dialami

Pria asal Sherwood ini mengalami gejala serius seperti mati rasa dan kesulitan menjaga keseimbangan. Pemeriksaan medis mengungkapkan bahwa ia mengalami stroke di bagian talamus otak.

Keadaan ini sangat memengaruhi keseimbangan dan kemampuan motorik. Ia perlu dirawat di rumah sakit dengan penanganan medis dan obat-obatan untuk menurunkan tekanan darah yang semula mencapai 254/150 mmHg.

Kondisi peningkatan tekanan darah yang tajam sering kali disebut sebagai 'silent killer', dan pengalaman yang dialami pria ini menekankan betapa berbahayanya keadaan tersebut tanpa gejala yang jelas.

Baca juga: Mahasiswa Bertemu Pimpinan DPR: Tuntut Investigasi dan Transparansi Tunjangan

Dampak Konsumsi Minuman Energi

Penyelidikan medis menunjukkan bahwa kebiasaan mengonsumsi delapan kaleng minuman energi setiap hari dengan kadar kafein tinggi adalah penyebab utama. Setiap kaleng mengandung sekitar 160 miligram kafein, menjadikannya total konsumsi harian sekitar 1.200 hingga 1.300 miligram.

Jumlah ini hampir tiga kali lipat dari batas yang direkomendasikan di Inggris dan AS, yang hanya 400 miligram per hari. Temuan ini mengingatkan pentingnya memantau asupan kafein dalam kehidupan sehari-hari.

Setelah menghentikan konsumsi minuman energi, tekanan darah pria ini kembali normal dalam beberapa minggu. Namun, efek residual stroke masih menimbulkan rasa mati rasa di sisi kiri tubuhnya.

Pentingnya Edukasi Mengenai Bahaya Minuman Energi

Dokter Sunil Munshi menyoroti bahwa kombinasi kafein dengan bahan lain dalam minuman energi, seperti taurine dan gula tinggi, dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Kombinasi tersebut bisa merusak pembuluh darah dan berpotensi menyebabkan pembekuan darah.

Literatur medis mencatat berbagai efek negatif dari minuman energi, termasuk fibrilasi atrium dan stroke. Oleh karena itu, kesadaran dan kewaspadaan terhadap efek negatif minuman ini sangat penting, khususnya bagi anak muda.

Kasus ini mengingatkan kita bahwa meskipun kondisi fisik tampak baik, selalu ada risiko dari kebiasaan yang kita anggap sepele.

Baca juga: Transfer Mengejutkan: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kisah Nyata: Serangan Stroke pada Pria Sehat Akibat Terlalu Banyak Minuman Energi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!