BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 16 DESEMBER 2025 • 16:40 WIB

Menghindari Microsleep: Cara Aman Berkendara dalam Perjalanan Jauh

Menghindari Microsleep: Cara Aman Berkendara dalam Perjalanan JauhMenghindari Microsleep: Cara Aman Berkendara dalam Perjalanan Jauh

Microsleep dapat terjadi kapan saja, terutama saat mengemudikan kendaraan dalam perjalanan jauh. Ini adalah kondisi yang sangat berbahaya dan bisa mengancam keselamatan di jalan.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tahan Imbang 0-0 Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Banyak pengemudi tidak menyadari bahwa hanya beberapa detik tidur bisa sangat berisiko. Oleh karena itu, penting untuk mengeksplorasi cara-cara mencegah microsleep dalam berkendara.

Apa Itu Microsleep?

Microsleep adalah saat seseorang tertidur selama beberapa detik tanpa sadar, sering kali terjadi dalam situasi monoton seperti berkendara. Dalam perjalanan jauh, ini bisa menjadi sangat berbahaya karena pengemudi tidak menyadari kehilangan kendali.

Sering kali, microsleep dipicu oleh kurang tidur, kelelahan, atau kurangnya konsentrasi. Gejala yang dialami bisa sangat tidak terlihat, membuat pengemudi merasa baik-baik saja padahal sebenarnya tidak.

Penyebab Microsleep Saat Berkendara

Salah satu penyebab utama microsleep adalah kurang tidur sebelumnya. Riset menunjukkan bahwa tidur kurang dari tujuh jam dalam semalam dapat meningkatkan risiko terjadinya microsleep saat berkendara.

Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam: Yang Perlu Diketahui

Selain kurang tidur, faktor seperti obat-obatan tertentu, minuman beralkohol, dan juga stres berlebih dapat memengaruhi kewaspadaan. Pengemudi yang merasa lelah atau tidak bertenaga lebih rentan terhadap kondisi ini.

Tips Menghindari Microsleep Saat Perjalanan Jauh

Salah satu cara paling efektif untuk menghindari microsleep adalah memastikan cukup tidur sebelum perjalanan. Disarankan untuk tidur minimal tujuh jam agar tubuh dan otak siap untuk berkendara.

Selama perjalanan, beristirahat secara berkala juga sangat penting. Mengambil jeda setiap dua jam untuk jalan kaki atau melakukan peregangan bisa mengurangi rasa lelah.

Mengonsumsi makanan ringan sehat seperti kacang atau buah juga dapat membantu meningkatkan energi. Hindari makanan berat yang dapat membuat Anda merasa mengantuk.

Serta, gunakan musik atau audiobook yang menarik untuk menjaga perhatian. Terkadang, stimulasi mental dapat membantu mencegah rasa kantuk yang berlebih.

Baca juga: Tips Membuat Kamar Kecil Menjadi Nyaman dan Menyenangkan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Menghindari Microsleep: Cara Aman Berkendara dalam Perjalanan Jauh

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!