BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 16 DESEMBER 2025 • 11:55 WIB

Kepergian Hakim Agung Haswandi: Memori dan Warisan Hukum di Indonesia

Kepergian Hakim Agung Haswandi: Memori dan Warisan Hukum di IndonesiaKepergian Hakim Agung Haswandi: Memori dan Warisan Hukum di Indonesia

Hakim Agung Kamar Perdata Mahkamah Agung (MA) Haswandi meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, pada Selasa, 16 Desember 2025. Kehilangannya di usia 64 tahun meninggalkan duka yang mendalam di kalangan rekan-rekan dan keluarga.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tahan Imbang 0-0 Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Mahkamah Agung Republik Indonesia pun menyampaikan ungkapan duka cita atas kepergian almarhum, yang telah memberikan banyak kontribusi dalam dunia hukum di Indonesia.

Profil dan Karier Awal Haswandi

Prof. Dr. Haswandi lahir di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, pada 2 April 1961. Ia memulai perjalanan kariernya di bidang peradilan pada tahun 1985 sebagai calon hakim di Bukittinggi.

Setelah empat tahun berjuang, ia diangkat sebagai hakim di Pengadilan Negeri Pariaman, yang menjadi langkah pertamanya dalam dunia hukum. Seiring waktu, Haswandi melanjutkan pengabdiannya di berbagai pengadilan, termasuk di Pengadilan Negeri Kuala Simpang dan Lubuk Pakam hingga tahun 1998.

Baca juga: Sidang Etik Polri Terkait Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Jabatan Strategis di Mahkamah Agung

Pada tahun 2002, Haswandi diangkat sebagai Wakil Ketua Pengadilan Negeri Tanjung Balai berkat dedikasi dan kemampuannya yang sudah teruji. Dua tahun kemudian, ia dipercaya untuk menjabat sebagai Ketua Pengadilan Negeri Batusangkar.

Melanjutkan karier di Pulau Jawa, Haswandi menjadi hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada tahun 2007. Kiprahnya di dunia hukum terus berlanjut dengan jabatan strategis lainnya, termasuk sebagai Wakil Ketua Pengadilan Negeri Batam dan Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan hingga tahun 2023.

Puncak Karier dan Warisan

Karir Haswandi mencapai puncaknya saat ia dipromosikan ke Mahkamah Agung sebagai Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Umum pada tahun 2016. Kemudian, pada 2020, ia dilantik sebagai Panitera Muda Perdata Khusus di Mahkamah Agung.

Puncak kariernya datang pada tahun 2021 ketika ia dilantik sebagai Hakim Agung Kamar Perdata. Mahkamah Agung menggambarkan perjalanan kariernya yang gemilang sebagai gambaran dari komitmen dan dedikasi yang mendalam dalam dunia hukum, sekaligus menyatakan, "Seluruh keluarga besar Mahkamah Agung Republik Indonesia menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya almarhum."

Baca juga: Kampus Unisba dan Unpas Bantah Keberadaan TNI-Polri Selama Kericuhan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kepergian Hakim Agung Haswandi: Memori dan Warisan Hukum di Indonesia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!