Rumah Lee Kuan Yew Ditetapkan Sebagai Aset Nasional Singapura
Pemerintah Singapura baru saja mengumumkan bahwa rumah Lee Kuan Yew, pendiri negara tersebut, akan dijadikan aset nasional mulai 12 Desember 2025.
Baca juga: Pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae Terkait Kematian Pengemudi Ojol
Keputusan ini diambil setelah evaluasi yang mendalam mengenai pentingnya pelestarian situs bersejarah di 38 Oxley Road, yang mulai berlaku efektif pada 13 Desember.
Penetapan rumah Lee Kuan Yew sebagai aset nasional dihasilkan dari permohonan anak bungsunya, Lee Hsien Yang, yang mengusulkan agar pemerintah mempertimbangkan penghancuran situs tersebut.
Namun, Kementerian Kebudayaan, Komunitas dan Pemuda (MCCY) serta Dewan Warisan Nasional (NHB) menilai bahwa pemilik rumah tidak mengabaikan pentingnya pelestarian.
Keputusan ini menunjukkan dukungan Lee Hsien Loong, putra Lee Kuan Yew dan mantan Perdana Menteri, untuk menjaga keberadaan situs bersejarah ini.
Baca juga: Calvin Verdonk Hampir Bergabung dengan Lille, Klub Terkenal Prancis yang Penuh Talenta
MCCY dan NHB menjelaskan bahwa Pelaksana Tugas Menteri, David Neo, mempertimbangkan semua aspek dalam evaluasi terkait pelestarian rumah ini.
"Untuk menghormati keinginan Bapak Lee, Pemerintah telah berkomitmen untuk menghilangkan ruang-ruang hunian pribadi dari bagian dalam gedung demi melindungi privasi Bapak Lee dan keluarganya," ungkap pernyataan resmi.
Proses evaluasi ini dilakukan untuk menentukan kelayakan rumah sebagai monumen nasional, dengan mengedepankan pentingnya lokasi tersebut dalam konteks sejarah.
Rumah di 38 Oxley Road memiliki nilai sejarah yang tinggi, menyaksikan berbagai peristiwa penting seperti transisi Singapura dari koloni Inggris menuju kemerdekaan.
Tempat ini juga menjadi lokasi pertemuan para pemimpin berlangsung menjelang kemerdekaan Singapura pada tahun 1965.
Dengan status barunya sebagai aset nasional, diharapkan situs ini akan dilestarikan dan memberikan pemahaman mendalam tentang sejarah Singapura bagi generasi mendatang.
Baca juga: Meningkatkan Pengetahuan Finansial Melalui Finfluencer di Era Digital
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: