BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 15 DESEMBER 2025 • 11:08 WIB

Ancaman Ransomware Baru: Kenali DroidLock dan Cara Menghindarinya

Ancaman Ransomware Baru: Kenali DroidLock dan Cara MenghindarinyaAncaman Ransomware Baru: Kenali DroidLock dan Cara Menghindarinya

Keamanan siber di kalangan pengguna perangkat Android kembali terancam dengan munculnya ransomware baru yang bernama DroidLock. Malware ini dapat mengambil alih kontrol ponsel dan dijadikan alat pengawasan digital tanpa sepengetahuan penggunanya.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas

Berdasarkan laporan dari Zimperium, DroidLock menyebar melalui situs phishing yang berpura-pura sebagai aplikasi resmi dari merek terkenal. Meskipun saat ini menyasar pengguna berbahasa Spanyol, dan berpotensi menyebar ke wilayah lain, peringatan ini harus diwaspadai oleh semua pengguna.

Metode Operasi DroidLock

DroidLock menggunakan metode penyebaran yang berbeda dengan ransomware konvensional. Alih-alih mengenkripsi file, malware ini memanfaatkan overlay layar dan penyalahgunaan hak akses administrator untuk mengunci layar dan menghapus data ponsel.

Begitu aplikasi terunduh, DroidLock meminta izin akses yang sangat tinggi melalui Accessibility Services dan Device Administrator, sehingga pelaku dapat mengendalikan perangkat dengan mudah. Hal ini membuat proses pemulihan bagi korban menjadi sangat sulit.

Jika pengguna terpengaruh, mereka akan menerima pesan permintaan tebusan melalui email dengan ancaman kehilangan data jika tidak melakukan pembayaran dalam waktu 24 jam. Ini menunjukkan bahwa DroidLock tidak hanya berfungsi sebagai ransomware, tetapi juga sebagai alat pemerasan digital.

Baca juga: Google Respon Terkait Masalah Keamanan Gmail dan Aktivitas Phishing

Fungsi Mata-Mata dan Pencurian Data

Salah satu fungsi utama dari DroidLock adalah kemampuannya untuk merekam aktivitas layar pengguna, termasuk menangkap one-time password (OTP). Ini sangat berbahaya bagi pengguna yang rutin melakukan transaksi keuangan secara online.

Lebih dari itu, malware ini dapat mengaktifkan kamera perangkat untuk memata-matai aktivitas pengguna serta membisukan panggilan. Dengan kemudahan ini, ponsel pengguna bisa berfungsi sebagai alat mata-mata tanpa sepengetahuan mereka.

Kekhawatiran ini meningkat terutama di kalangan perusahaan yang menggunakan perangkat Android untuk kegiatan operasional sehari-hari. Perangkat yang terinfeksi dapat mencuri OTP korporasi atau menghapus data penting, mengakibatkan kerugian finansial yang signifikan.

Langkah Pencegahan dan Keamanan Siber

Para ahli keamanan siber menekankan pentingnya tindakan pencegahan untuk menghadapi ancaman ini. Pengguna disarankan hanya mengunduh aplikasi dari Google Play Store dan selalu memeriksa ulasan pengembang sebelum menginstal aplikasi.

Memperhatikan izin yang diminta aplikasi saat instalasi sangat penting, terutama izin Accessibility Services yang memberikan kontrol luas kepada aplikasi. Pastikan juga untuk memperbarui sistem operasi Android secara rutin agar tetap terlindungi dari celah keamanan.

Pengguna juga harus berhati-hati terhadap tautan mencurigakan dan menghindari pengunduhan file APK dari sumber yang tidak terpercaya untuk mengurangi risiko infeksi oleh DroidLock atau ransomware lainnya.

Baca juga: Pemeriksaan Yaqut Cholil Qoumas Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Ancaman Ransomware Baru: Kenali DroidLock dan Cara Menghindarinya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!