Perbaikan Kinerja Direktorat Jenderal Bea dan Cukai: Komitmen dan Inovasi
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) telah menunjukkan perbaikan setelah mendapatkanteguran terkait masalah internal.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tahan Imbang 0-0 Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Ia meminta waktu satu tahun untuk melihat kemajuan yang diharapkan, menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan dalam proses ini.
Di Tanjung Priok, Jakarta, Purbaya menyatakan, 'Kami minta waktu satu tahun untuk memperbaiki Bea Cukai. Ini kan beberapa minggu saja sudah lumayan, artinya mereka mampu. Memang perlu didorong saja.'
Purbaya menegaskan dukungan terus-menerus dibutuhkan agar DJBC bisa meningkat. Dia mengatakan, jika dalam setahun tidak ada perbaikan signifikan, baru akan mempertimbangkan langkah lebih lanjut.
Ia juga menjelaskan bahwa kementerian masih mematangkan wacana terkait potensi merumahkan pegawai DJBC, yang bukan merupakan langkah definitif, menekankan bahwa hasil baik akan mencegah hal tersebut.
Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Mulai 31 Agustus 2025
DJBC meluncurkan tiga teknologi baru sebagai bagian dari upaya perbaikan, termasuk alat pemindai peti kemas dengan fitur baru dan sistem pelaporan mobile. 'Jadi, kami sudah melatih cukup banyak orang. Itu yang mesti kami pertahankan dan jaga,' jelas Purbaya.
Inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam proses pemeriksaan barang, yang menjadi tantangan bagi institusi tersebut. Purbaya menekankan pentingnya kualitas sumber daya manusia dalam implementasi teknologi baru.
Dengan teknologi dan pelatihan yang tepat, DJBC berharap dapat menghapus citra negatif yang melekat pada institusi ini.
Direktur Jenderal Djaka Budhi Utama mengonfirmasi komitmennya untuk meningkatkan kinerja dan memperbaiki pelayanan. 'Kami memahami masalah yang kami hadapi dan bertekad untuk memperbaiki pelayanan,' katanya.
Dalam wawancara sebelumnya, Purbaya juga menjelaskan bahwa wacana merumahkan karyawan muncul sebagai tanggapan terhadap kinerja DJBC yang tidak memuaskan. 'Kalau kita gagal memperbaiki, nanti 16 ribu orang pegawai Bea Cukai dirumahkan,' ungkapnya.
Langkah-langkah diambil bukan hanya untuk DJBC, tetapi juga untuk membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap lembaga ini.
Baca juga: Alexander Isak Bergabung dengan Liverpool: Transfer Mengejutkan di Bursa Musim Panas
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: