Rusia Memblokir Akses ke Roblox: Kontroversi Konten yang Mengganggu Moral Anak
Pemerintah Rusia baru-baru ini mengambil langkah tegas dengan memblokir akses ke platform permainan daring, Roblox, karena dianggap memiliki konten yang merusak moral anak-anak.
Baca juga: Prabowo Subianto Jadi Kontroversi dalam Kunjungan ke China
Otoritas setempat menuding bahwa Roblox mendistribusikan materi ekstremis serta propaganda LGBT yang dapat berdampak negatif pada perkembangan spiritual anak.
Pengawas komunikasi Rusia mengungkapkan, 'Roblox berisi konten yang tidak pantas yang bisa berdampak negatif pada perkembangan spiritual dan moral anak.' Keputusan ini dibuat sebagai bentuk perhatian terhadap pengaruh negatif yang ditimbulkan oleh platform tersebut.
Sebelumnya, beberapa negara seperti Irak dan Turki juga melarang akses ke Roblox. Mereka beralasan bahwa ada kekhawatiran serius mengenai kemungkinan eksploitasi anak-anak dalam platform permainan tersebut.
Baca juga: Kasus Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online Masuki Jalur Pidana
Juru bicara Roblox mengungkapkan bahwa mereka menghormati aturan negara tempat mereka beroperasi. 'Kami menghormati aturan negara tempat kami beroperasi,' ungkapnya.
Perusahaan asal Amerika Serikat ini menegaskan komitmennya untuk menyediakan ruang yang positif bagi pengguna melalui pendidikan dan interaksi sosial. Roblox juga menyatakan, 'Berkomitmen pada keamanan dan kami memiliki serangkaian langkah keamanan proaktif dan preventif yang kuat.'
Sebagai respons terhadap kekhawatiran tersebut, Roblox berencana menerapkan sistem verifikasi usia berbasis wajah yang akan diluncurkan tahun depan. Sistem ini bertujuan untuk mengatur akses fitur obrolan sesuai dengan kelompok umur pengguna.
Pengguna yang berumur di bawah 9 tahun akan memiliki fitur obrolan yang dinonaktifkan secara otomatis, yang nantinya bisa diaktifkan hanya dengan persetujuan orang tua setelah verifikasi. Selain itu, untuk pengguna di bawah 13 tahun, akses fitur obrolan di luar permainan juga akan dibatasi.
Baca juga: Rumor iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Siapakah yang Akan Mengadaptasi eSIM?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: