Pencarian MH370 Diteruskan: 11 Tahun Menghilang
Pemerintah Malaysia mengumumkan bahwa pencarian pesawat Malaysia Airlines penerbangan MH370 akan dilanjutkan pada 30 Desember 2025, setelah lebih dari satu dekade hilang.
Baca juga: Pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae Terkait Kematian Pengemudi Ojol
Keputusan ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memberikan kejelasan bagi keluarga 239 orang yang berada dalam pesawat tersebut.
Pencarian kali ini direncanakan berlangsung selama 55 hari dan dipimpin oleh perusahaan eksplorasi Ocean Infinity. Sebelumnya, usaha pencarian bulan Maret terpaksa dihentikan karena kondisi cuaca yang buruk.
Kementerian Transportasi Malaysia menekankan bahwa pencarian ini merupakan langkah konkret dalam memberikan penutupan bagi keluarga para korban. "Perkembangan terbaru ini menunjukkan kesungguhan Malaysia untuk memberikan penutupan bagi keluarga yang terdampak tragedi ini," ungkap kementerian.
Baca juga: Polisi Tangkap Direktur Eksekutif Lokataru Foundation karena Diduga Provokasi Anarkis
Pesawat Boeing 777 yang mengangkut penumpang dari Kuala Lumpur menuju Beijing ini hilang pada 8 Maret 2014, memicu operasi pencarian terbesar dalam sejarah penerbangan. Pengendali lalu lintas udara kehilangan kontak dengan pesawat kurang dari satu jam setelah lepas landas.
Data radar menunjukkan bahwa pesawat menyimpang dari rute penerbangan yang seharusnya, dan hingga kini kasus ini menjadi salah satu misteri terbesar dalam dunia penerbangan.
Misteri hilangnya MH370 telah memunculkan berbagai teori konspirasi, mulai dari dugaan bahwa pesawat dijatuhkan secara sengaja hingga kemungkinan skenario pembajakan. Laporan investigasi pada tahun 2018 menyebutkan bahwa sistem kendali pesawat kemungkinan dimanipulasi secara sengaja.
Namun, laporan tersebut tidak mampu memastikan motif di balik kejadian tersebut. Penyelidik menekankan bahwa jawaban pasti mengenai penyebab hilangnya MH370 hanya dapat ditemukan apabila bangkai pesawat berhasil diungkap.
Baca juga: Mahasiswa Siap Gelar Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran pada 2 September 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: