BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 04 DESEMBER 2025 • 16:33 WIB

Menkes Ingatkan Bahaya Gorengan dan Pentingnya Gaya Hidup Sehat

Menkes Ingatkan Bahaya Gorengan dan Pentingnya Gaya Hidup SehatMenkes Ingatkan Bahaya Gorengan dan Pentingnya Gaya Hidup Sehat

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menekankan pentingnya perhatian terhadap pola makan, terutama bagi penggemar gorengan. Gorengan yang kaya kalori namun minim gizi dapat memicu masalah kesehatan jika tak diimbangi dengan aktivitas fisik yang cukup.

Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025, Tantang Alcaraz

Dalam penjelasannya, Menkes mengungkapkan bahwa satu potong gorengan mengandung sekitar 100 hingga 150 kalori. Jika seseorang menyantap tiga atau empat potong, kalori yang masuk sebanding dengan satu porsi makan siang lengkap.

Dampak Konsumsi Gorengan Terhadap Kesehatan

Budi Gunadi Sadikin mengingatkan bahwa banyak orang tidak menyadari dampak dari konsumsi gorengan yang dapat mengakibatkan asupan kalori berlebih. Dengan tiga potong gorengan, kalori yang masuk mencapai 300 hingga 450 kalori, yang sulit dibakar tanpa aktivitas fisik yang memadai.

Sebagai gambaran, Menkes yang memiliki berat badan sekitar 70 kg, menegaskan bahwa untuk membakar kalori dari tiga gorengan, seseorang perlu berlari sejauh 5 kilometer. "Wah, untuk orang dengan berat badan seperti saya, itu harus lari 5 kilo," ungkapnya.

Meskipun hanya satu gorengan, upaya ekstra tetap diperlukan untuk membakar kalori yang masuk ke tubuh, seperti berjalan di treadmill selama 15 menit. Hal ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk menjaga keseimbangan antara pola makan dan aktivitas fisik.

"Yang suka ngeluh berat badannya naik terus, habis makannya gorengan sih," sindirnya, menyoroti pentingnya kesadaran akan pola makan.

Baca juga: Mengapa Self Love Penting untuk Hubungan Sehat

Pedoman Isi Piringku

Menkes mendorong masyarakat untuk membatasi konsumsi gorengan dan mengikuti pedoman yang dikenal sebagai Isi Piringku. Pedoman ini menawarkan panduan pembagian makanan dalam piring untuk membantu menciptakan pola makan sehat.

Setengah piring sebaiknya diisi dengan sayur dan buah. Sayuran kaya akan serat, vitamin, dan mineral, sedangkan buah-buahan membantu memenuhi kebutuhan vitamin dan antioksidan.

Seperempat piring disarankan untuk diisi dengan sumber karbohidrat pokok seperti nasi, roti, atau kentang. Karbohidrat kompleks yang kaya serat juga dianjurkan untuk menjaga energi.

Porsi seperempat piring terakhir diisi dengan sumber protein seperti ikan, ayam, atau tahu-tempe, yang penting untuk perbaikan sel dan pemeliharaan massa otot.

Anjuran Tambahan untuk Gaya Hidup Sehat

Selain pembagian makanan, Menkes juga menekankan perlunya mengonsumsi air yang cukup, yaitu sekitar 8 gelas per hari sesuai kebutuhan. Ini penting untuk menjaga hidrasi dan fungsi tubuh yang optimal.

Penting juga untuk membatasi konsumsi gula, garam, dan lemak. Anjuran maksimal untuk gula adalah 4 sendok makan per hari, sementara garam tidak lebih dari 1 sendok teh, dan lemak sebaiknya dibatasi hingga 5 sendok makan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Menkes Ingatkan Bahaya Gorengan dan Pentingnya Gaya Hidup Sehat

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!