Studi Baru: Espresso Berisiko Tingkatkan Kadar Kolesterol
Sebuah studi dari jurnal Open Heart mengungkapkan bahwa konsumsi espresso berpotensi meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh, terutama pada pria. Penelitian ini melibatkan lebih dari 20 ribu orang berusia di atas 40 tahun dan memperlihatkan dampak signifikan yang dihasilkan.
Baca juga: Polisi Tangkap Direktur Eksekutif Lokataru Foundation karena Diduga Provokasi Anarkis
Hasil studi ini menunjukkan bahwa peserta yang mengonsumsi antara 3 hingga 5 cangkir espresso setiap hari mengalami peningkatan kadar kolesterol total yang signifikan dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsinya.
Penelitian yang dilakukan oleh peneliti di Norwegia ini berfokus pada hubungan antara konsumsi espresso dan kadar kolesterol dalam tubuh. Dari hasil penelitian, mereka menemukan bahwa peningkatan kadar kolesterol tersebut sangat jelas pada pria.
Peserta yang mengonsumsi 3 hingga 5 cangkir espresso per hari menunjukkan peningkatan kadar kolesterol total yang signifikan. Sementara itu, mereka yang tidak mengonsumsi espresso tidak menunjukkan peningkatan yang sebanding.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer Liga Inggris
Tidak hanya espresso, konsumsi enam cangkir atau lebih kopi rebus atau kopi plunger juga ditemukan berkaitan dengan peningkatan kolesterol total pada kedua jenis kelamin. Hal ini mengindikasikan bahwa jenis penyajian kopi bisa berperan penting dalam dampaknya terhadap kesehatan.
Menariknya, kopi yang disaring hanya meningkatkan kadar kolesterol pada wanita. Ini menandakan bahwa cara kopi disiapkan akan memengaruhi dampaknya terhadap kesehatan jantung seseorang.
Meskipun kopi sendiri tidak mengandung kolesterol, senyawa cafestol dan kahweol yang terkandung di dalamnya dapat berkontribusi terhadap peningkatan kadar kolesterol jahat (LDL). Menyadari hal ini sangat penting, terutama bagi individu yang memiliki risiko kesehatan kardiovaskular.
Ahli diet kardiologi, Michelle Routhenstein, menyarankan agar konsumsi espresso dibatasi, idealnya tidak lebih dari dua cangkir per hari. Ini adalah langkah yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan pada akhirnya mendukung kesehatan jantung.
Baca juga: Manchester United dan Manchester City Mengincar Kiper Baru Menjelang Penutupan Bursa Transfer
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: