BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 04 DESEMBER 2025 • 10:02 WIB

Ancaman Pembekuan Bea Cukai: Menteri Keuangan Serukan Perbaikan Segera

Ancaman Pembekuan Bea Cukai: Menteri Keuangan Serukan Perbaikan SegeraAncaman Pembekuan Bea Cukai: Menteri Keuangan Serukan Perbaikan Segera

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengancam akan membekukan Direktorat Jenderal Bea Cukai jika tidak ada perbaikan kinerja yang signifikan. Ancaman ini diungkapkan dalam acara Rapimnas KADIN 2025 yang menarik perhatian berbagai pihak.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tahan Imbang 0-0 Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama menjawab ancaman tersebut dengan komitmen untuk menghilangkan citra buruk instansi dan berupaya melakukan perbaikan mendasar selama satu tahun ke depan.

Ancaman Pembekuan dan Komitmen Perbaikan

Purbaya Yudhi Sadewa menekankan pentingnya evaluasi mendalam terhadap kinerja Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC). Dia meminta waktu satu tahun kepada Presiden Prabowo Subianto untuk menunjukkan adanya perbaikan.

Purbaya menegaskan, "Kalau memang nggak bisa perform ya kita bekukan, dan betul-betul beku. Artinya 16.000 pegawai Bea Cukai kita rumahkan." Pernyataan ini menunjukkan keseriusan dalam menghadapi isu-isu yang ada di dalam DJBC.

Lebih lanjut, Purbaya menyampaikan bahwa langkah pembekuan bukanlah ancaman sembarangan, tetapi merupakan tindakan nyata jika DJBC terus menunjukkan kinerja yang kurang memuaskan.

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Kritikan Mengalir dari Komnas HAM dan DPR

Respon dari Dirjen Bea Cukai

Djaka Budi Utama, Dirjen Bea Cukai, memberikan tanggapan tegas bahwa ancaman tersebut merupakan bentuk koreksi. "Ya, intinya bahwa itu adalah bentuk, apa namanya, koreksi. Bentuk koreksi dari Bea Cukai," ujarnya.

Djaka menambahkan bahwa mereka akan berusaha untuk memenuhi ekspektasi publik dan mengingatkan akan sejarah kelam pembekuan yang pernah terjadi pada era Presiden Soeharto. "Apa yang menjadi sejarah kelam tahun 1985-1995 itu, kita tidak ingin itu terjadi ataupun diulangi oleh Bea Cukai," katanya.

Dia juga mencanangkan perbaikan di berbagai sektor, termasuk budaya kerja, kinerja, serta pengawasan di pelabuhan dan bandara.

Rencana Perbaikan Menuju Kepercayaan Publik

Djaka menekankan bahwa peningkatan pelayanan kepada masyarakat adalah salah satu fokus utama mereka. "Tentunya masyarakat ketika kita melakukan pelayanan kepada masyarakat ketika ada ketidakpuasan, ya sedikit demi sedikit kita akan berupaya untuk memperbaikinya," jelasnya.

Melalui serangkaian perbaikan yang akan dilakukan, diharapkan citra negatif Bea Cukai bisa dihapus, sehingga masyarakat bisa kembali mempercayai instansi ini. Keterbukaan dan responsivitas menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan publik.

Pihak Bea Cukai juga diharapkan untuk memberikan edukasi dan informasi yang tepat kepada publik agar semua proses yang dilakukan menjadi lebih transparan dan mudah dipahami.

Baca juga: Kunto Aji Bicarakan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Masyarakat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Ancaman Pembekuan Bea Cukai: Menteri Keuangan Serukan Perbaikan Segera

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!