BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 01 DESEMBER 2025 • 11:04 WIB

Banjir dan Longsor di Sumatera: Korban Meninggal Capai 441 Jiwa

Banjir dan Longsor di Sumatera: Korban Meninggal Capai 441 JiwaBanjir dan Longsor di Sumatera: Korban Meninggal Capai 441 Jiwa

Banjir dan longsor yang melanda Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat telah menyebabkan korban tewas mencapai 441 jiwa, menurut laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Penanganan darurat kini tengah dilakukan oleh pemerintah daerah dan berbagai lembaga untuk mencari dan menyelamatkan korban.

Baca juga: Apple Belum Ajukan Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia

Lebih dari satu juta orang terdampak dan ratusan ribu lainnya terpaksa mengungsi akibat bencana ini. Infrastruktur di ketiga provinsi tersebut juga mengalami kerusakan parah, menyulitkan akses bantuan.

Data Terkini Korban Bencana

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Bencana (Kapusdatin BNPB) Abdul Muhari mengkonfirmasi bahwa jumlah korban tewas hingga sore ini mencapai 441 jiwa. Rinciannya menunjukkan bahwa Sumatra Utara merupakan provinsi dengan jumlah korban tewas tertinggi, yaitu 216 jiwa, diikuti oleh Aceh dengan 96 jiwa dan Sumatera Barat sebanyak 129 jiwa.

Selain itu, BNPB mencatat jumlah korban hilang mencapai 406 jiwa dan yang terluka mencapai 646 jiwa. Ini menggambarkan betapa parahnya dampak bencana bagi masyarakat di wilayah tersebut.

Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Mulai 31 Agustus 2025

Dampak dan Upaya Penanganan

Sekitar 1,1 juta jiwa telah terdampak oleh banjir dan longsor ini, dengan 209,7 ribu jiwa di antaranya terpaksa mengungsi. Penanganan darurat saat ini difokuskan pada pencarian dan pertolongan korban serta pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi.

BNPB juga menyatakan bahwa upaya memperbaiki akses wilayah terisolir dan distribusi logistik sedang dilakukan baik melalui jalur darat maupun udara. Ini menjadi langkah penting untuk memastikan bantuan dapat segera diterima oleh korban.

Kerusakan Infrastruktur

Infrastruktur di ketiga provinsi tersebut mengalami kerusakan signifikan. Data menunjukkan bahwa 827 unit rumah mengalami kerusakan berat, sembilan ratusan rusak sedang, dan 1.300 rumah rusak ringan.

Lebih lanjut, sebanyak 43 unit fasilitas pendidikan dan 133 jembatan juga rusak, yang semakin memperburuk situasi di lapangan. Ini menjadi tantangan besar bagi pemerintah daerah dalam melakukan pemulihan pasca-bencana.

Baca juga: Alexander Isak Bergabung dengan Liverpool: Transfer Mengejutkan di Bursa Musim Panas

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Banjir dan Longsor di Sumatera: Korban Meninggal Capai 441 Jiwa

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!