Kewaspadaan Meningkat: Kasus Kebobolan Akun Instagram Melonjak
Belakangan ini, banyak pengguna Instagram yang mengeluhkan akun mereka tiba-tiba kebobol tanpa sebab yang jelas. Hal ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan pengguna, terutama yang aktif di media sosial.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025, Tantang Alcaraz
Kebobolan akun Instagram tidak hanya merugikan individu, tetapi juga dapat mempengaruhi brand dan bisnis yang mengandalkan platform ini untuk berinteraksi dengan pelanggan.
Beberapa bulan terakhir, laporan mengenai kebobolan akun Instagram mengalami lonjakan signifikan. Data menunjukkan bahwa lebih dari 2 juta akun telah dilaporkan terkompromi dari Januari hingga Maret 2023.
Kebanyakan akun yang terkena dampak adalah mereka yang memiliki banyak pengikut. Keberadaan akun yang populer menjadikan mereka target empuk bagi para peretas.
Baca juga: Mahasiswa Bertemu Pimpinan DPR: Tuntut Investigasi dan Transparansi Tunjangan
Salah satu metode yang paling umum digunakan oleh peretas adalah phishing. Mereka mengirimkan tautan palsu yang menyerupai halaman login Instagram untuk mencuri informasi pengguna.
Metode lain yang kerap digunakan adalah keylogger, yaitu alat yang merekam apa yang diketik pengguna di keyboard. Ketika pengguna memasukkan kata sandi mereka, peretas dapat dengan mudah mendapatkan akses ke akun.
Pengguna disarankan untuk mengaktifkan autentikasi dua faktor sebagai langkah perlindungan. Metode ini menambah lapisan keamanan ekstra yang membuat sulit bagi peretas untuk masuk.
Selain itu, kehati-hatian terhadap pesan atau link yang diterima dari orang tak dikenal sangatlah penting. Menghindari penggunaan kata sandi yang mudah ditebak juga merupakan langkah kunci untuk menjaga keselamatan akun.
Baca juga: Kasus Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online Masuki Jalur Pidana
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: