BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 26 NOVEMBER 2025 • 14:41 WIB

Panggilan Telepon Xi Jinping dan Donald Trump: Fokus pada Taiwan

Panggilan Telepon Xi Jinping dan Donald Trump: Fokus pada TaiwanPanggilan Telepon Xi Jinping dan Donald Trump: Fokus pada Taiwan

Presiden China Xi Jinping baru-baru ini menegaskan sikap Beijing terhadap Taiwan dalam panggilan telepon dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada 24 November 2025. Dalam percakapan tersebut, Xi mengingatkan bahwa Taiwan adalah bagian integral dari sejarah dan kedaulatan China.

Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Mulai 31 Agustus 2025

Xi menekankan pentingnya pengakuan pada posisi tersebut, menghubungkan kembali Taiwan dengan tatanan internasional pasca-perang yang dibentuk oleh perjuangan melawan fasisme. Pernyataan ini menjadi sorotan dalam hubungan bilateral yang semakin kompleks antara AS dan China.

Peringatan Xi Jinping kepada AS

Dalam pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri China, Xi Jinping menyampaikan bahwa kembalinya Taiwan ke China tidak hanya masalah kedaulatan, tetapi juga bagian dari tatanan internasional yang lebih luas. Ia menyatakan, "Kembalinya Taiwan ke China merupakan bagian integral dari tatanan internasional pasca-perang yang dibentuk dalam perjuangan bersama AS-China melawan fasisme dan militerisme," sebagaimana dilaporkan oleh The Guardian.

Penyampaian tersebut menunjukkan adanya keinginan China untuk memperteguh posisi mereka mengenai Taiwan di mata dunia. Dengan bertambahnya ketegangan di wilayah tersebut, pernyataan Xi dapat dilihat sebagai langkah untuk memperkuat posisi tawar China dalam dialog internasional.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas

Sejarah Taiwan dan Hubungannya dengan China

Taiwan memiliki sejarah panjang yang kompleks, terutama setelah periode kolonisasi Jepang yang berlangsung sekitar 50 tahun hingga berakhirnya Perang Dunia II pada 1945. Setelah Jepang menyerahkan Taiwan kepada Republik China, banyak perubahan terjadi dengan munculnya berbagai konflik.

Perang saudara di China menyebabkan Republik China mundur ke Taiwan, sedangkan Partai Komunis China mendirikan pemerintahan baru di Beijing. Sejak saat itu, Taiwan berada dalam status yang rumit, dengan klaim kedaulatan dari kedua pihak.

Isu Terkait Taiwan dan Hubungan AS-China

Dalam beberapa tahun terakhir, keinginan Taiwan untuk memisahkan diri dari China semakin jelas dan ini telah menimbulkan ketegangan baru di kawasan. Tindakan ini menjadi perhatian utama dalam dinamika hubungan internasional, dan Xi serta Trump juga membahas isu lain yang tak kalah penting.

Dalam percakapan itu, mereka juga membahas isu Palestina serta konflik Rusia-Ukraina, sekaligus mengonfirmasi rencana kunjungan Donald Trump ke China pada April tahun depan. Keputusan ini mengindikasikan adanya upaya untuk memperbaiki hubungan meskipun ada perbedaan pandangan yang mencolok.

Baca juga: Rumor iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Siapakah yang Akan Mengadaptasi eSIM?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Panggilan Telepon Xi Jinping dan Donald Trump: Fokus pada Taiwan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!