BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 25 NOVEMBER 2025 • 11:59 WIB

Risiko Tersembunyi di Balik Soda Diet: Dampaknya Terhadap Kesehatan Hati

Risiko Tersembunyi di Balik Soda Diet: Dampaknya Terhadap Kesehatan HatiRisiko Tersembunyi di Balik Soda Diet: Dampaknya Terhadap Kesehatan Hati

Minuman soda diet, yang sering dianggap pilihan lebih sehat, ternyata menyimpan risiko signifikan bagi kesehatan hati, menurut penelitian terbaru.

Baca juga: Kasus Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online Masuki Jalur Pidana

Konsumsi satu kaleng soda diet sehari dapat meningkatkan risiko penyakit hati non-alkoholik (NAFLD) hingga 60%, seiring dengan munculnya bukti baru yang menantang persepsi umum.

Peningkatan Risiko Penyakit Hati Non-Alkoholik

Penyakit hati non-alkoholik (NAFLD) ditandai dengan penumpukan lemak di hati tanpa adanya konsumsi alkohol. Penelitian dengan 124.000 peserta mengungkapkan bahwa risiko mengembangkan NAFLD akibat konsumsi soda diet lebih tinggi dibandingkan dengan minuman manis biasa.

Data pada European Gastroenterology Week di Berlin mengungkapkan bahwa prevalensi NAFLD meningkat hingga 50% dalam tiga dekade terakhir. Diperkirakan 38% dari populasi Amerika Serikat kini mengalami kondisi ini, dan dapat berujung pada sirosis atau kanker hati.

Kendati soda diet sering dipromosikan sebagai pilihan rendah kalori, penelitian ini menunjukkan bahwa dampak negatif pada kesehatan hati dapat mengubah persepsi tersebut.

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Tindakan Massa

Mekanisme Kerja dan Dampak Pemanis Buatan

Minuman manis, termasuk soda diet, dapat meningkatkan kadar gula darah dan insulin secara signifikan. Lonjakan ini dapat memicu akumulasi lemak di hati, yang menjadi salah satu penyebab utama perkembangan NAFLD.

Pemanis buatan dalam soda diet juga memiliki dampak yang lebih luas, termasuk mengubah mikrobioma usus yang dapat merugikan metabolisme tubuh. Hal ini menandakan bahwa dampak buruk soda diet tidak selalu terkait dengan pengurangan kalori.

Temuan ini menyoroti perlunya penelitian lebih lanjut guna memahami hubungan antara konsumsi pemanis buatan dan risiko kesehatan hati.

Alternatif Sehat dan Kesadaran Publik

Dalam upaya mengurangi risiko NAFLD, para peneliti merekomendasikan mengganti soda diet dengan air putih. Menyasar pola hidup sehat, satu porsi soda diet yang diganti air dapat menurunkan risiko penyakit hati hingga lebih dari 15%.

Meningkatkan edukasi masyarakat tentang efek konsumsi soda diet sangat penting untuk mengubah persepsi yang keliru tentang minuman ini. Kesadaran yang lebih besar dapat membantu masyarakat membuat keputusan diet yang lebih baik.

Praktik pencegahan lainnya meliputi menjaga pola makan seimbang, berolahraga secara rutin, dan menjaga berat badan ideal agar risiko penumpukan lemak di hati dapat diminimalkan.

Baca juga: Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil: Nikmati Momen Sederhana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Risiko Tersembunyi di Balik Soda Diet: Dampaknya Terhadap Kesehatan Hati

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!