Gus Yahya Tanggapi Isu Pemakzulan di Rapat Koordinasi PBNU di Surabaya
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf, menanggapi isu pemakzulan yang sedang hangat diperbincangkan. Pernyataan tersebut disampaikan di Rapat Koordinasi Ketua Pengurus Wilayah NU se-Indonesia yang berlangsung di Hotel Navator, Surabaya, pada Sabtu malam, 22 November 2025.
Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Kritikan Mengalir dari Komnas HAM dan DPR
Gus Yahya menegaskan bahwa pertemuan tersebut lebih kepada silaturahmi dan koordinasi pengurus, dan menyatakan ketidakpastiannya terkait isu pemakzulan yang saat ini beredar.
Gus Yahya mengungkapkan keraguan mengenai keterkaitan isu pemakzulan dengan dokumen Risalah Rapat Harian Syuriyah PBNU yang diterbitkan pada 20 November 2025. 'Saya sendiri belum terima. Tapi lihat nanti apakah ada yang dipersiapkan. Tunggu informasinya ya,' ujarnya.
Dalam pernyataan tersebut, Gus Yahya berusaha menciptakan situasi yang tenang, mengindikasikan bahwa pertemuan ini tidak secara langsung berhubungan dengan isu pemakzulan dirinya. Ia berharap semua pihak bersikap sabar dan menunggu informasi resmi mengenai kondisi saat ini.
Baca juga: Mahasiswa Siap Gelar Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran pada 2 September 2025
Di lokasi acara, terlihat sejumlah pengurus NU dari daerah yang berbeda telah hadir. Terpantau, para personel Banser NU juga berjaga di sekitar lokasi pertemuan, menunjukkan adanya tindakan pengamanan ekstra terkait isu pemakzulan.
Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, turut memberikan tanggapannya. Ia mengimbau semua elemen pengurus NU untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh kabar-kabar yang belum jelas kebenarannya.
Gus Ipul mengingatkan pengurus NU di berbagai level untuk menjaga suasana tetap kondusif di tengah situasi yang menegangkan. Ia menekankan perlunya pengelolaan dinamika di organisasi dengan mengedepankan mekanisme internal.
'Saya minta semua pengurus dan warga NU tetap tenang, tidak terbawa arus berita yang menyesatkan, dan tidak memperbesar kesalahpahaman,' tegasnya dalam suasana yang cukup tegang saat itu.
Baca juga: Pemeriksaan Yaqut Cholil Qoumas Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: