Kisah Haley Schoen: Lima Kali Stroke Setelah Pijat 'Kretek'
Haley Schoen, seorang wanita berusia 30 tahun dari Missouri, mengalami lima kali stroke setelah menjalani pijat 'kretek' yang diharapkan dapat meredakan rasa sakit di lehernya. Kejadian ini menjadi peringatan penting mengenai risiko yang mungkin tersembunyi dalam metode pengobatan alternatif.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Diplomasi Dalam 8 Jam
Awalnya mengabaikan keluhannya, Haley akhirnya mencari pertolongan medis setelah mengalami gejala yang lebih serius. Hasil CT scan menunjukkan adanya robekan di arteri vertebralis, yang mengakibatkan stroke berulang dan dampak serius pada kehidupannya.
Haley Schoen awalnya mengalami keluhan seperti 'saraf terjepit' setelah terjatuh dari dinding panjat. Meskipun merasa tidak nyaman, ia memilih untuk mengabaikannya hingga rekan kerjanya memperhatikannya berjalan dengan tidak biasa.
Untuk mencari pengobatan, ia mendatangi chiropraktor dengan harapan keluhannya teratasi. Namun, setelah menjalani pijat 'kretek' sebanyak tiga kali, gejalanya semakin memburuk, ditandai rasa hangat yang kuat di pangkal tengkoraknya.
Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens, Akhiri Pencarian Emiliano Martinez
Setelah mengalami perasaan emosional dan perubahan perilaku di rumah, Haley memutuskan untuk pergi ke rumah sakit. Lewat CT scan, dokter menemukan diseksi arteri vertebralis bilateral yang memperlihatkan robekan berbahaya pada arteri penyuplai darah ke otaknya.
Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa robekan pertama mungkin terjadi saat ia jatuh. Robekan berikutnya dapat disebabkan oleh pijat 'kretek' yang dilakukannya, sehingga menyebabkan empat kali stroke sebelum mendapatkan perawatan serius.
Kondisi Haley yang serius memaksanya untuk menghabiskan seminggu di rumah sakit. Selama di sana, ia mulai belajar untuk berjalan lagi, menandai awal dari perjalanan pemulihan yang panjang.
Dengan ritme kehidupan yang drastis berubah, Haley harus rutin menjalani suntikan pengencer darah untuk mencegah pembentukan gumpalan baru. Dia menyatakan, "Saya beralih dari melakukan pemotretan dan menjual rumah seharga jutaan dolar, menjadi tiba-tiba belajar berjalan lagi," menjelaskan perubahan besar dalam kehidupannya setelah stroke.
Baca juga: Kunto Aji Bicarakan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Masyarakat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: