BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 20 NOVEMBER 2025 • 09:55 WIB

Komet Antar Bintang 3I/ATLAS: Temuan Menarik Bagi Ilmuwan NASA

Komet Antar Bintang 3I ATLAS: Temuan Menarik Bagi Ilmuwan NASAKomet Antar Bintang 3I/ATLAS: Temuan Menarik Bagi Ilmuwan NASA

Komet antar bintang 3I/ATLAS yang ditemukan awal tahun ini telah menarik perhatian banyak ilmuwan, terutama dari NASA. Ini merupakan objek antarbintang ketiga yang tercatat memasuki tata surya, dan para peneliti berusaha keras untuk mempelajarinya lebih dalam.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens, Akhiri Pencarian Emiliano Martinez

Karakteristik Komet 3I/ATLAS

NASA menegaskan bahwa komet 3I/ATLAS bukanlah pesawat alien, melainkan komet yang berperilaku seperti komet biasa. Amit Kshatriya menjelaskan, "Bentuk dan perilakunya seperti komet, dan semua bukti mengarah pada kesimpulan tersebut, namun sangat menarik karena berasal dari luar tata surya."

Observasi dari Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST) dan teleskop SPHEREx memberikan informasi mengenai komposisi dasar komet ini. Shawn Domagal-Goldman, Direktur Sementara Divisi Astrofisika NASA, menyatakan bahwa tim mereka mendeteksi kelimpahan gas karbon dioksida dan es air pada inti komet, menunjukkan perilaku khas komet dengan proporsi CO2 yang lebih besar dari biasanya.

Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Demo Sehari Sebelum Aksi

Pengamatan dan Fenomena Komet

Misi pengamatan dari MRO berhasil menangkap foto terdekat komet pada jarak 31 juta kilometer, memperlihatkan 3I/ATLAS sebagai bola putih kabur. Kshatriya menjelaskan, "Itu adalah koma, awan debu dan es yang lepas saat komet mendekati matahari."

Pengamatan yang dilakukan oleh wahana lain seperti Psyche dan MAVEN juga memberikan perspektif yang berbeda. Tom Statler dari NASA menambahkan, "Komet ini datang dari arah berlawanan, sehingga posisi Bumi tidak ideal untuk mengamatinya, tapi Mars dan wahana lain berada di tempat yang tepat."

Penelitian Berlanjut

Fenomena menarik terjadi ketika 3I/ATLAS mengalami peningkatan kecerahan yang cepat pada 29 Oktober mendekati matahari. Statler mencatat bahwa, "Komet memang mengeluarkan nikel dan besi, tapi 3I/ATLAS menghasilkan nikel lebih banyak dari besi. Ini luar biasa dan perlu diteliti lebih lanjut."

Saat ini, para ilmuwan sedang mempelajari ukuran komet yang diperkirakan bervariasi antara ratusan meter hingga beberapa kilometer. Namun, debu tebal menghalangi mereka untuk melihat bentuk objektifnya secara jelas.

Baca juga: Kerusuhan Pecah di Bandung, Gas Air Mata Diluncurkan oleh Aparat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Komet Antar Bintang 3I/ATLAS: Temuan Menarik Bagi Ilmuwan NASA

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!