BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Minggu, 26 OKTOBER 2025 • 17:47 WIB

Kesalahan Nama di KTT ASEAN: Prabowo Subianto Dipanggil Sebagai Joko Widodo

Kesalahan Nama di KTT ASEAN: Prabowo Subianto Dipanggil Sebagai Joko WidodoKesalahan Nama di KTT ASEAN: Prabowo Subianto Dipanggil Sebagai Joko Widodo

Presiden Prabowo Subianto mengalami momen tidak terduga saat menghadiri KTT ASEAN di Malaysia. Ia salah disebut sebagai Presiden ke-7 Joko Widodo oleh pembawa acara saat acara penyambutan berlangsung.

Baca juga: Apple Belum Ajukan Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia

Insiden ini terjadi di Kuala Lumpur Convention Centre ketika para kepala negara ASEAN disambut oleh Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim.

Momen Tak Terduga di KTT ASEAN

Saat acara penyambutan berlangsung, pembawa acara memanggil satu per satu kepala negara yang hadir. Namun, kesalahan terjadi ketika beliau menyebut Prabowo sebagai Joko Widodo.

Mendengar namanya disebut, Prabowo langsung turun dari mobil dan disambut oleh Anwar Ibrahim. Mereka sempat berjabat tangan dan berbincang sejenak sebelum Prabowo memasuki Kuala Lumpur Convention Centre.

Kesalahan ini menjadi sorotan dan menambah nuansa unik pada KTT yang dihadiri oleh para pemimpin ASEAN dan mitra luar kawasan.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer Liga Inggris

Agenda KTT yang Padat

Di Kuala Lumpur, Presiden Prabowo tidak hanya hadir untuk KTT Ke-47 ASEAN, tetapi juga untuk beberapa pertemuan penting lainnya. Pertemuan tersebut melibatkan negara-negara mitra luar kawasan Asia Tenggara.

Prabowo juga menghadiri KTT Ke-28 ASEAN Plus Three, yang melibatkan negara-negara seperti China, Jepang, dan Korea Selatan. Selain itu, terdapat juga KTT Ke-20 Asia Timur dan KTT ASEAN-Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Kehadiran Prabowo di berbagai agenda menunjukkan pentingnya diplomasi aktif Indonesia di kawasan dan sekaligus memperkuat kerja sama dengan mitra internasional.

Fokus Utama dalam KTT

Rangkaian acara KTT Ke-47 ASEAN di Kuala Lumpur mencakup 25 pertemuan penting dengan agenda yang berfokus pada isu-isu strategis. Isu-isu ini memiliki dampak besar tidak hanya bagi kawasan Asia Tenggara tetapi juga secara global.

Beberapa agenda yang paling menjadi perhatian adalah potensi pemanfaatan energi nuklir untuk tujuan damai. Isu ini mengundang diskusi luas mengingat kompleksitas dan sensitivitasnya di arena global.

Selain itu, respon ASEAN terhadap situasi genosida yang tengah berlangsung di Gaza, Palestina juga menjadi salah satu pokok pembicaraan yang krusial.

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Insiden Perampokan Rumah Uya Kuya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kesalahan Nama di KTT ASEAN: Prabowo Subianto Dipanggil Sebagai Joko Widodo

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!