Memahami Stroke: Iskemik dan Hemoragik serta Penanganannya di Indonesia
Stroke adalah salah satu penyebab utama kematian di Indonesia, terbagi menjadi dua jenis utama: stroke iskemik dan stroke hemoragik.
Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Mulai 31 Agustus 2025
Mengetahui pengertian dan penanganan kedua jenis stroke ini penting untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat.
Stroke iskemik terjadi ketika aliran darah ke otak terhambat, biasanya akibat pembekuan darah.
Sebaliknya, stroke hemoragik disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah di otak, yang menyebabkan darah mengalir ke jaringan otak.
Kedua jenis stroke ini memiliki penyebab dan gejala yang berbeda, sehingga sangat penting untuk membedakannya.
Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Campuran Pertama MLS dari Indonesia
Gejala stroke iskemik biasanya muncul tiba-tiba, termasuk kesulitan berbicara, kehilangan keseimbangan, serta kelemahan pada satu sisi tubuh.
Sementara itu, stroke hemoragik dapat ditandai dengan sakit kepala hebat yang mendadak, disertai muntah dan kebingungan.
Mengenali gejala awal sangat krusial untuk mendapatkan penanganan medis yang cepat.
Untuk stroke iskemik, penanganan sering melibatkan penggunaan obat pengencer darah untuk mengembalikan aliran darah ke otak.
Sedangkan untuk stroke hemoragik, tindakan bedah bisa diperlukan untuk menghentikan pendarahan dan mengurangi tekanan di dalam otak.
Tindakan cepat dalam penanganan stroke dapat sangat meningkatkan peluang pemulihan dan meminimalisir kerusakan jangka panjang.
Baca juga: Kunto Aji Menyuarakan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Harapan Masyarakat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: