BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 17 OKTOBER 2025 • 16:13 WIB

Bahaya Overthinking dan Cara Mengatasinya

Bahaya Overthinking dan Cara MengatasinyaBahaya Overthinking dan Cara Mengatasinya

Overthinking atau berpikir berlebihan sering kali menjadi pembicaraan yang diabaikan, padahal dampaknya cukup signifikan terhadap kesehatan mental dan fisik. Banyak orang tidak menyadari bahwa kebiasaan ini dapat merusak kualitas hidup mereka.

Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor Setelah Pencabutan Instruksi WFH

Penelitian menunjukkan bahwa overthinking berhubungan erat dengan gangguan kecemasan dan stres. Dengan pemahaman yang lebih mendalam, diharapkan individu bisa lebih bijak dalam mengelola pikiran mereka.

Pengertian Overthinking dan Penyebabnya

Overthinking adalah kebiasaan merenungkan berlebihan tentang situasi, masalah, atau keputusan yang dihadapi. Rasa cemas, keraguan, dan ketidakpastian sering kali menjadi penyebab utama dari kondisi ini.

Faktor-faktor seperti lingkungan sekitar, pengalaman negatif di masa lalu, serta tekanan sosial juga berkontribusi pada perilaku overthinking. Selain itu, tuntutan yang tinggi dari pekerjaan atau studi dapat memicu individu untuk berpikir berulang-ulang tentang setiap langkah yang diambil.

Baca juga: Kampus Unisba dan Unpas Bantah Keberadaan TNI-Polri Selama Kericuhan

Dampak Kesehatan Mental dan Fisik dari Overthinking

Dampak overthinking terhadap kesehatan mental cukup serius. Kondisi ini bisa memperburuk gejala gangguan kecemasan, menambah rasa depresi, dan bahkan bisa menyebabkan insomnia.

Secara fisik, reaksi tubuh terhadap stres akibat overthinking bisa mengarah pada peningkatan tekanan darah, detak jantung yang cepat, serta ketegangan otot. Menurut Dr. Dimitrios Tsatouhas, 'Stres yang berkepanjangan akibat overthinking dapat berujung pada kondisi kesehatan yang lebih serius.'

Cara Mengatasi Overthinking

Mengelola overthinking memerlukan kesadaran diri serta pendekatan yang tepat. Teknik seperti mindfulness dan meditasi dapat membantu individu tetap fokus pada saat ini, sehingga dapat mengurangi kecenderungan untuk berpikir berlebihan.

Berbicara dengan profesional, seperti psikolog atau terapis, juga sangat disarankan. Mereka bisa memberikan bimbingan serta strategi efektif dalam mengatasi pola pikir negatif yang bisa berujung pada overthinking.

Baca juga: Pemeriksaan Yaqut Cholil Qoumas Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Bahaya Overthinking dan Cara Mengatasinya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!