BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 15 OKTOBER 2025 • 11:16 WIB

Gus Yahya Protes Tayangan 'Xpose Uncensored' yang Hina Pesantren

Gus Yahya Protes Tayangan Xpose Uncensored yang Hina PesantrenGus Yahya Protes Tayangan 'Xpose Uncensored' yang Hina Pesantren

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf, atau yang akrab disapa Gus Yahya, mengecam keras tayangan 'Xpose Uncensored' yang ditayangkan oleh Trans7 pada 13 Oktober 2025.

Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Mulai 31 Agustus 2025

Ia menilai tayangan tersebut telah menghina dunia pesantren dan tokoh-tokoh yang dihormati oleh komunitas Nahdliyin secara terang-terangan.

Protes Terhadap Tayangan yang Menghina

Dalam sebuah konferensi pers pada 15 Oktober 2025, Gus Yahya menegaskan, "Tayangan Trans7 itu isinya secara terang-terangan melecehkan bahkan menghina pesantren, menghina tokoh-tokoh pesantren, yang juga tokoh yang dimuliakan oleh Nahdlatul Ulama."

Ia menambahkan, konten yang disajikan dalam program tersebut telah mencederai reputasi pesantren dan berpotensi memicu ketegangan sosial di masyarakat.

Gus Yahya juga mengungkapkan kekhawatirannya bahwa tayangan ini dapat mengganggu harmoni antar umat beragama, yang selama ini dijaga dengan baik.

Langkah Hukum dan Permohonan Maaf dari Trans7

Menyikapi protes yang semakin meluas, Gus Yahya mengatakan bahwa Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum (LPBH) PBNU siap mengambil langkah hukum jika diperlukan.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer Liga Inggris

"Kami menuntut Trans7 dan Trans Crop memperbaiki kerusakan yang ditimbulkan akibat tayangan tersebut," tegasnya.

Di sisi lain, Direktur Produksi Trans7, Andi Chairil, telah menyampaikan permohonan maaf resmi kepada semua pihak yang merasa dirugikan.

Ia juga mengumumkan penghentian kerja sama dengan rumah produksi yang bertanggung jawab atas tayangan yang kontroversial tersebut.

Ajakan untuk Tetap Berkhidmat

Gus Yahya mengajak seluruh kiai, santri, dan warga Nahdlatul Ulama untuk tetap tegar dan tidak kehilangan semangat dalam berkhidmat kepada agama dan masyarakat.

"Bahwa di luar sana ada pihak-pihak yang tidak suka kepada pesantren, tidak suka kepada Nahdlatul Ulama, menentang nilai-nilai yang dimuliakan oleh pesantren, semua itu tidak boleh mengendorkan semangat kita untuk berkhidmat dengan ikhlas," katanya.

Ia juga menegaskan bahwa pengabdian kepada agama dan bangsa adalah sebuah komitmen tulus tanpa mengharapkan imbalan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Gus Yahya Protes Tayangan 'Xpose Uncensored' yang Hina Pesantren

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!