BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 06 MEI 2025 • 19:55 WIB

Anggota DPR Alamuddin Dimyati Rois Meninggal Dunia Usai Dirawat karena Kecelakaan di Pemalang

Anggota DPR Alamuddin Dimyati Rois Meninggal Dunia Usai Dirawat karena Kecelakaan di PemalangAlamuddin Dimyati Rois Semasa Hidup. (Foto: Istimewa)

HYPEVOX – Pada hari Jumat, 2 Mei 2025, sekitar pukul 02.40 WIB, sebuah kecelakaan tragis terjadi di ruas Tol Pemalang-Batang. Mobil yang ditumpangi anggota DPR Alamuddin Dimyati Rois, bersama dua orang asistennya, terlibat dalam kecelakaan fatal. Kejadian ini berlangsung di KM 315, tepatnya di Desa Karangasem, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang.

Kecelakaan ini mengakibatkan dua orang meninggal dunia seketika di lokasi kejadian, termasuk asisten pribadi Gus Alam. Sementara itu, Alamuddin Dimyati Rois mengalami kondisi yang kritis dan dilarikan ke Rumah Sakit Budi Rahayu di Pekalongan.

Kondisi Alamuddin Dimyati Rois Sebelum Meninggal

Setelah kecelakaan, Alamuddin Dimyati Rois sempat mengalami masa koma dan dirawat intensif di ICU. Meskipun upaya medis telah dilakukan, sayangnya, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada pukul 05.42 WIB di hari yang sama.

Proses perawatan yang dijalani Gus Alam cukup berat. Ia dibius selama tiga hari sementara dokter berusaha untuk memberikan perawatan terbaik, namun takdir berkata lain.

Siapa Alamuddin Dimyati Rois?

Alamuddin Dimyati Rois, lebih dikenal sebagai Gus Alam, lahir di Kaliwungu, Kabupaten Kendal, pada 26 Desember 1980. Ia adalah sosok politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) and merupakan anak dari ulama ternama, almarhum KH. Dimyati Rois, yang juga merupakan pengasuh Pondok Pesantren Al-Fadllu Wal Fadhilah.

Gus Alam dikenal sebagai sosok yang peduli terhadap kepentingan rakyat dan berkomitmen pada tugasnya sebagai wakil rakyat. Ia telah mengabdikan dirinya dengan sepenuh hati untuk masyarakat dan lingkungan sekitarnya.

Respon dan Duka Cita dari PKB

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengeluarkan pernyataan resmi yang menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Gus Alam. Pengurus PKB menilai bahwa kehilangan sosok seperti Gus Alam sangat menyedihkan, tidak hanya bagi partai, tetapi juga bagi masyarakat luas yang telah merasakan dedikasi dan kontribusinya.

Banyak pihak, termasuk rekan-rekan politik dan masyarakat, yang merasa kehilangan sosok Gus Alam. Kabar duka ini menggerakkan hati banyak orang untuk mengenang kebijaksanaan dan usaha yang telah ditunjukkan almarhum selama hidupnya.

Menangisi Kepergian Seorang Pemimpin

Kepergian Gus Alam meninggalkan duka mendalam bagi banyak orang. Selain rekan-rekan di DPR, banyak masyarakat yang mengingat jasanya dan merasa kehilangan. Ia bukan hanya sekadar anggota legislatif, tetapi juga menjadi harapan bagi banyak orang untuk perubahan dan perbaikan.

Kecelakaan ini menggugah kesadaran akan pentingnya keselamatan di jalan raya. Semua orang diharapkan dapat lebih berhati-hati dan memperhatikan keselamatan, mengingat risiko di jalan yang kadang tak terduga.

Kepindahan Terakhir dan Warisan Sosialnya

Setelah peristiwa tragis ini, Gus Alam dimakamkan di samping ayahandanya, KH. Dimyati Rois, di Kendal. Prosesi pemakaman berlangsung haru dan penuh kehangatan, dihadiri oleh banyak kolega, kerabat, dan masyarakat yang menaruh rasa hormat kepada almarhum.

Warisan yang ditinggalkan oleh Gus Alam adalah dedikasi dan komitmennya terhadap masyarakat serta visi-politiknya untuk membangun masa depan yang lebih baik. Meskipun kepergiannya cepat, nama dan jasanya akan selalu diingat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Anggota DPR Alamuddin Dimyati Rois Meninggal Dunia Usai Dirawat karena Kecelakaan di Pemalang

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!