Ilustrasi Tes Kolesterol (Magnific)
Banyak orang mengira kolesterol tinggi hanya dialami mereka yang sudah lanjut usia. Padahal, gaya hidup modern membuat penyakit ini kini semakin sering menyerang usia produktif, bahkan remaja dan dewasa muda.
Yang lebih berbahaya, kolesterol tinggi sering kali tidak menimbulkan gejala apa pun. Seseorang bisa merasa sehat-sehat saja, padahal kadar kolesterol jahat di dalam pembuluh darahnya terus meningkat dan perlahan menyumbat aliran darah.
Karena itu, kolesterol tinggi kerap dijuluki sebagai "silent killer" atau pembunuh senyap.
Apa Itu Kolesterol?
Kolesterol merupakan zat lemak yang sebenarnya dibutuhkan tubuh untuk membentuk hormon, vitamin D, dan dinding sel.
Masalah muncul ketika kadar kolesterol jahat atau Low Density Lipoprotein (LDL) terlalu tinggi. LDL dapat menempel pada dinding pembuluh darah dan membentuk plak yang membuat aliran darah menjadi sempit.
Sebaliknya, High Density Lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik berfungsi membantu membawa kelebihan kolesterol kembali ke hati untuk dibuang dari tubuh.
Apa Penyebab Kolesterol Tinggi?
Beberapa kebiasaan yang sering menjadi penyebab kolesterol tinggi antara lain:
Namun, jika penyumbatan pembuluh darah mulai terjadi, beberapa orang bisa mengalami:
Gejala tersebut tidak selalu berarti kolesterol tinggi, tetapi tetap perlu diperiksakan ke dokter agar penyebabnya diketahui dengan pasti.
Apa Bahayanya?
Jika tidak dikendalikan, kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit serius, seperti:
Risiko akan semakin besar apabila kolesterol tinggi disertai diabetes, tekanan darah tinggi, obesitas, atau kebiasaan merokok.
Cara Menurunkan Kolesterol Secara Alami
Kabar baiknya, kolesterol tinggi dapat dikendalikan melalui perubahan gaya hidup.
Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:
Kapan Harus Periksa Kolesterol?
Pemeriksaan kolesterol sebaiknya tidak menunggu munculnya gejala.
Orang dewasa dianjurkan memeriksa profil lipid secara berkala, terutama jika memiliki faktor risiko seperti obesitas, diabetes, tekanan darah tinggi, atau riwayat kolesterol dalam keluarga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: