Panduan Sehat Puasa untuk Penderita Kolesterol Tinggi
Bagi penderita kolesterol tinggi, menjalani puasa di bulan Ramadhan bisa menjadi sebuah tantangan tersendiri.
Baca juga: Mengapa Self Love Penting untuk Hubungan Sehat
Namun, dengan tips dan perhatian yang tepat, puasa tetap bisa dilalui dengan aman dan sehat.
Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah mengatur pola makan saat sahur dan berbuka. Mengonsumsi makanan yang rendah lemak jenuh dan kaya serat sangat disarankan.
Pilihan makanan seperti sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian memiliki peranan penting dalam menstabilkan kadar kolesterol dalam tubuh.
Penting untuk menghindari makanan yang digoreng dan cepat saji karena dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat. Memasak dengan cara direbus, dikukus, atau dipanggang lebih dianjurkan.
Baca juga: Transfer Mengejutkan: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool
Menjaga kecukupan cairan tubuh saat berpuasa sangat krusial. Pastikan untuk minum cukup air saat sahur dan berbuka.
Hindari minuman manis dan berkafein karena dapat menyebabkan dehidrasi. Sebaiknya pilih air putih atau teh herbal tanpa gula.
Mengatur jadwal minum juga penting; cobalah untuk mengonsumsi setidaknya delapan gelas air antara waktu berbuka dan sahur.
Meski dalam keadaan puasa, melakukan aktivitas fisik tidaklah dilarang. Olahraga ringan seperti jalan santai setelah berbuka sangat dianjurkan.
Olahraga tak perlu berat; cukup melakukan aktivitas selama 30 menit sehari sudah cukup untuk menjaga kesehatan jantung.
Namun, selalu perhatikan kondisi tubuh. Jika merasa lelah atau pusing, segera berhenti dan beristirahat.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio Dimulai
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: