Pengaruh Metode Seduh Terhadap Kadar Kolesterol Kopi
Metode seduh kopi ternyata berperan penting dalam menentukan pengaruhnya terhadap kadar kolesterol dalam darah. Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa senyawa tertentu dalam kopi bisa meningkatkan kadar kolesterol LDL jika tidak diseduh dengan cara yang tepat.
Baca juga: Polisi Tangkap Direktur Eksekutif Lokataru Foundation karena Diduga Provokasi Anarkis
Di tengah tingginya konsumsi kopi di Indonesia, penting bagi pencinta kopi untuk memahami cara seduh yang lebih sehat. Dengan demikian, mereka dapat menikmati kopi sekaligus menjaga kesehatan jantung mereka.
Kopi yang dikonsumsi secara bijak tanpa tambahan gula, sekitar tiga hingga lima cangkir sehari, dapat memberikan manfaat yang beragam bagi kesehatan. Penelitian mengindikasikan bahwa kopi dapat menurunkan risiko kematian dini, diabetes, dan stroke.
Kopi juga berfungsi sebagai pelindung terhadap penyakit jantung dan dapat menurunkan risiko kanker hati serta rahim. Dengan kandungan seribu lebih senyawa bioaktif, kafein adalah komponen paling dikenal yang memberikan efek stimulan serta rasa pahit yang khas.
Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru, Isu Kebebasan Sipil di Indonesia
Terkait efek negatif kopi, para peneliti mengidentifikasi senyawa lipid bernama diterpen, khususnya cafestol dan kahweol. Senyawa-senyawa ini menghalangi pembentukan asam empedu dari kolesterol dalam hati dan mengurangi jumlah reseptor LDL, yang berkontribusi pada peningkatan kolesterol LDL dalam darah.
Sebuah studi menemukan bahwa mengonsumsi 10 mg cafestol per hari dapat menaikkan kadar kolesterol total sebesar 5 mg/dL. Meskipun efek ini dapat kembali normal jika konsumsi dihentikan, kesadaran akan hal ini sangat penting bagi penggemar kopi.
Kandungan diterpen dalam kopi bervariasi tergantung pada metode seduh yang digunakan. Metode seperti kopi tubruk, kopi rebus, dan French Press menghasilkan kadar diterpen yang tinggi, sementara espresso memiliki kadar moderat sekitar 1 mg cafestol per cangkir.
Di sisi lain, kopi instan dan metode filter kertas seperti V60 mampu menahan lebih dari 95% dari cafestol dan kahweol. Filter kertas efektif dalam menyaring tetesan minyak, sedangkan filter logam atau nilon tidak seefektif ini.
Baca juga: Calvin Verdonk Hampir Bergabung dengan Lille, Klub Terkenal Prancis yang Penuh Talenta
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: