BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 29 DESEMBER 2025 • 15:06 WIB

Dampak Makanan Manis Terhadap Suasana Hati dan Kesehatan Mental

Dampak Makanan Manis Terhadap Suasana Hati dan Kesehatan MentalDampak Makanan Manis Terhadap Suasana Hati dan Kesehatan Mental

Makanan manis sering dianggap sebagai cara efektif untuk meningkatkan suasana hati saat merasa down. Namun, konsumsi gula berlebihan justru berpotensi membuat mood kita berfluktuasi.

Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Campuran Pertama MLS dari Indonesia

Pengaruh Makanan Manis terhadap Otak

Ketika kita mengonsumsi makanan manis, otak menghasilkan dopamin, hormon yang terkait dengan perasaan bahagia. Hal ini menjelaskan mengapa banyak orang merasa bahagia setelah menikmati cokelat atau kue.

Namun, produksi dopamin tersebut bersifat sementara. Setelah efeknya memudar, banyak orang mengalami penurunan suasana hati yang cukup signifikan.

Dr. Sarah Alverson, seorang ahli gizi, menjelaskan, "Asupan gula yang berlebihan dapat menyebabkan lonjakan energi yang cepat, tetapi diikuti dengan penurunan yang tajam, membuat mood kita berfluktuasi."

Dampak Jangka Pendek dan Jangka Panjang

Makanan manis dapat memberikan kebahagiaan instan, tetapi jika konsumsi gula berlebihan terus dilakukan, dapat mengarah pada masalah kesehatan serius. Diabetes dan depresi merupakan beberapa kondisi yang bisa timbul akibat pola makan tinggi gula.

Baca juga: Mahasiswa Siap Gelar Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran pada 2 September 2025

Penelitian menunjukkan bahwa individu dengan pola makan tinggi konsumsi gula cenderung mengalami gejala depresi yang lebih tinggi. Hal ini disebabkan oleh ketidakstabilan kadar gula darah yang mampu langsung memengaruhi suasana hati.

Sebagai contoh, seseorang yang mengonsumsi makanan banyak mengandung gula mungkin mengalami siklus mood yang ekstrem, di mana hari ini merasa bahagia, dan esok harinya justru sebaliknya.

Mengatur Asupan Gula dengan Bijak

Untuk menjaga suasana hati agar tetap stabil, penting untuk mengatur konsumsi gula secara bijaksana. Memilih makanan manis alami, seperti buah, menjadi alternatif yang lebih baik.

Serat yang terdapat dalam buah-buahan dapat memperlambat proses pelepasan gula ke dalam darah, ikut mencegah terjadinya lonjakan dan penurunan energi yang mendadak.

Dr. Alverson menekankan, "Penting untuk seimbang dalam asupan. Makanan yang manis perlu dinikmati, tetapi dengan porsi yang seimbang dan tidak berlebihan."

Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa bagi Polisi yang Terluka

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Dampak Makanan Manis Terhadap Suasana Hati dan Kesehatan Mental

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!