HYPEVOX – Pembengkakan pada kaki bisa jadi pertanda adanya gangguan kesehatan, khususnya terkait dengan masalah ginjal dan asam urat. Memahami gejala serta langkah diagnostik yang perlu dilakukan sangat penting untuk menjaga kesehatan kita.
Asam urat dan gangguan ginjal merupakan dua isu kesehatan umum yang bisa menyebabkan kaki bengkak. Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih jauh mengenai apa yang perlu diperhatikan ketika mengalami gejala ini.
Asam urat merupakan zat yang terbentuk ketika tubuh memecah purin. Senyawa purin ini banyak ditemukan dalam makanan seperti daging berlemak, jenis seafood tertentu, serta minuman yang manis.
Sementara itu, gagal ginjal terjadi ketika fungsi ginjal terganggu baik oleh kerusakan permanen atau gangguan lainnya. Ketidakmampuan ginjal untuk mengeluarkan limbah dengan baik akan menyebabkan penumpukan cairan dalam tubuh, yang berujung pada pembengkakan di berbagai bagian tubuh, termasuk kaki.
Pembengkakan di area kaki atau pergelangan kaki adalah salah satu tanda umum dari kedua kondisi ini. Seberapa lama pembengkakan ini bisa bervariasi, ada yang hanya berlangsung sesaat dan ada pula yang bersifat menetap.
Di samping bengkak, penderita asam urat sering merasakan nyeri pada sendi, terutama saat serangan asam urat melanda. Pada kasus gagal ginjal, gejala tambahan yang mungkin muncul mencakup rasa lelah, mual, serta kesulitan saat bernafas.
Melakukan diagnosis sedini mungkin adalah langkah krusial dalam menangani masalah asam urat maupun gagal ginjal. Tes darah untuk mengecek kadar asam urat serta fungsi ginjal bisa membantu dokter dalam menentukan perawatan yang terbaik.
Bila kamu mengalami pembengkakan di kaki, segera konsultasikan kepada dokter. Penanganan yang cepat dan tepat dapat mencegah timbulnya komplikasi yang lebih serius.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: