Neuralgia trigeminal adalah kondisi yang ditandai dengan serangan nyeri wajah yang mendalam dan tiba-tiba. Meski tidak mengancam jiwa, nyeri ini dapat mengganggu kehidupan sehari-hari secara signifikan.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tahan Imbang 0-0 Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Gejala nyeri tersebut sering kali muncul tanpa peringatan dan dipicu oleh aktivitas sederhana, seperti berbicara atau menyikat gigi. Penyebab dari kondisi ini cukup beragam, mulai dari faktor neurologis hingga non-neurologis.
Pengenalan Neuralgia Trigeminal
Neuralgia trigeminal ditandai dengan nyeri mendalam yang muncul secara tiba-tiba di wajah. Rasa sakit ini biasanya terasa tajam, seperti tusukan, dan umumnya hanya terjadi di satu sisi wajah.
Kondisi ini berhubungan dengan saraf trigeminal, yang berfungsi untuk mengirimkan sensasi dari wajah menuju otak. Seringkali, penyebab pasti dari neuralgia trigeminal sulit untuk ditentukan, meskipun bisa terkait dengan iritasi atau kerusakan pada saraf ini.
Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Kritikan Mengalir dari Komnas HAM dan DPR
Penyebab dan Faktor Risiko
Salah satu penyebab paling umum dari neuralgia trigeminal adalah kompresi saraf oleh pembuluh darah. 'Ini dapat mengganggu fungsi saraf dan menyebabkan rasa sakit yang ekstrem,' jelas seorang ahli saraf.
Selain kompresi saraf, gangguan lain seperti multiple sclerosis (MS) juga dapat menjadi penyebab. MS merusak pelindung saraf dan meningkatkan potensi terjadinya neuralgia trigeminal.
Gejala dan Metode Diagnosis
Gejala utama dari neuralgia trigeminal adalah serangan nyeri yang tiba-tiba dan tajam, yang bisa terasa seperti sensasi terbakar atau menyengat. Penderita sering kali berada dalam kondisi rentan saat serangan nyeri ini datang.
Untuk mendiagnosis neuralgia trigeminal, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik serta menilai riwayat kesehatan pasien. Dalam beberapa kasus, tes pencitraan seperti MRI diperlukan untuk menyingkirkan kemungkinan penyebab lain yang mendasari.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Demo Sehari Sebelum Aksi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: