Penyakit ginjal kronis (PGK) semakin menjadi perhatian di Indonesia seiring dengan meningkatnya angka prevalensi di masyarakat. Sayangnya, banyak individu tidak menyadari mereka memiliki masalah ini hingga pada tahap yang lebih serius.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Demo Sehari Sebelum Aksi
Pemeriksaan fungsi ginjal yang rutin menjadi langkah krusial untuk deteksi dini PGK. Artikel ini membahas jenis pemeriksaan apa yang sebaiknya dilakukan oleh orang-orang yang berisiko.
Penyakit Ginjal Kronis: Memahami Definisinya
Penyakit ginjal kronis adalah kondisi di mana fungsi ginjal mengalami penurunan yang terjadi secara bertahap dalam kurun waktu lama. Menurut data dari Kementerian Kesehatan, PGK memengaruhi jutaan orang di Indonesia.
Gejala awal dari PGK sering kali tidak tampak, sehingga penyakit ini sulit dideteksi di fase awal. Indikasi awal yang mungkin timbul antara lain kelelahan, pembengkakan, serta perubahan pada pola buang air kecil.
Baca juga: Tips Membuat Kamar Kecil Menjadi Nyaman dan Menyenangkan
Urgensi Pemeriksaan Fungsi Ginjal
Pemeriksaan fungsi ginjal penting dilakukan untuk mendeteksi PGK sebelum gejala terlihat jelas. Dengan deteksi lebih awal, intervensi medis dapat dilakukan sehingga kerusakan ginjal dapat diperlambat.
Selain itu, pemeriksaan rutin juga memberikan dokter kesempatan untuk memantau kondisi pasien yang memiliki penyakit kronis lainnya, seperti diabetes atau hipertensi. Pengelolaan yang tepat dapat mencegah komplikasi serius di masa depan.
Jenis Pemeriksaan Fungsi Ginjal yang Disarankan
Salah satu pemeriksaan paling umum adalah tes darah untuk memeriksa kadar kreatinin. Hasil dari tes ini memberi gambaran tentang kemampuan ginjal dalam menyaring limbah dari tubuh.
Pemeriksaan urine juga tak kalah penting. Tes ini dapat menunjukkan adanya protein atau darah dalam urine, yang merupakan tanda adanya masalah ginjal.
USG ginjal digunakan untuk memvisualisasikan struktur ginjal dan membantu dokter mendeteksi kelainan. Prosedur ini non-invasif dan mampu memberikan informasi kruisial terkait kondisi ginjal.
Baca juga: Manchester United dan Manchester City Mengincar Kiper Baru Menjelang Penutupan Bursa Transfer
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: