WhatsApp telah meluncurkan fitur khusus untuk anak berusia 10 hingga 12 tahun yang memungkinkan orang tua untuk mengelola akun anak mereka. Fitur ini bertujuan untuk memberikan kontrol lebih kepada orang tua terhadap aktivitas anak di platform tersebut.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tahan Imbang 0-0 Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Pengumuman ini dilakukan pada Rabu, 11 Maret 2026, sebagai reaksi terhadap kekhawatiran global mengenai pengaruh media sosial terhadap anak-anak. Dengan demikian, diharapkan penggunaan aplikasi bisa lebih aman dan terpantau.
Pentingnya Kontrol Orang Tua
Fitur akun yang dikendalikan orang tua ini dirancang untuk membatasi penggunaan aplikasi hanya untuk pesan dan panggilan. Selain itu, orang tua memiliki kendali penuh untuk memilih siapa yang dapat menghubungi anak serta grup mana yang dapat diikuti.
WhatsApp dalam keterangan resmi menyatakan, 'Akun-akun ini dilengkapi dengan pengaturan default yang ketat, kontrol orang tua, dan opsi bagi orang tua untuk membimbing pengalaman pesan pertama anak-anak pra-remaja.' Hal ini menunjukkan bahwa privasi anak tetap menjadi prioritas dalam fitur ini.
Dengan peluncuran fitur ini, WhatsApp berharap dapat memberikan solusi bagi orang tua yang ingin agar anak-anak mereka memiliki pengalaman komunikasi yang lebih aman. Ini juga sejalan dengan tren global yang semakin memperketat penggunaan media sosial pada anak.
Baca juga: Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil: Nikmati Momen Sederhana
Langkah-langkah Mengaktifkan Akun
Untuk mengaktifkan akun anak, orang tua perlu mengunduh aplikasi WhatsApp di perangkat anak dan mengikuti beberapa langkah verifikasi. Salah satu stasiun penting adalah memasukkan tanggal lahir anak untuk memastikan kelayakan usia.
Setelah itu, orang tua wajib menautkan akun dengan memindai kode QR yang muncul di perangkat anak. Ini bermaksud memastikan bahwa akun tersebut benar-benar dikelola oleh orang dewasa.
Selain itu, untuk menjaga keamanan lebih lanjut, orang tua diharuskan untuk membuat PIN yang hanya mereka yang tahu. PIN ini diperlukan untuk mengakses dan mengubah pengaturan privasi akun anak.
Kelebihan dan Keamanan Fitur
Fitur ini memberikan kontrol lebih luas bagi orang tua dalam mengelola interaksi anak di WhatsApp. Orang tua dapat membatasi akses dan meninjau permintaan pesan dari kontak yang tidak dikenal.
WhatsApp menegaskan bahwa semua percakapan tetap bersifat privat dengan perlindungan enkripsi end-to-end. 'Semua percakapan pribadi tetap privat dan dilindungi,' demikian pernyataan dari perusahaan.
Dengan peluncuran bertahap fitur ini dalam beberapa bulan ke depan, diharapkan dapat membantu keluarga berkomunikasi dengan aman, serta mengurangi potensi risiko yang timbul akibat penggunaan media sosial pada anak.
Baca juga: Kota-Kota Terbaik untuk Liburan Sendirian di Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: