Kamis, 12 MARET 2026 • 12:39 WIB

Mengenal Sleep Apnea: Penyebab dan Cara Penanganan

Author

Mengenal Sleep Apnea: Penyebab dan Cara Penanganan

Banyak orang terbangun di malam hari karena sesak napas tanpa menyadari bahwa hal tersebut mungkin disebabkan oleh sleep apnea. Kondisi ini dapat berpengaruh besar terhadap kualitas tidur dan kesehatan secara keseluruhan.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer Liga Inggris

Sleep apnea adalah gangguan tidur yang menyebabkan pernapasan terhenti atau terputus saat tidur. Dalam artikel ini, kita akan mengeksplorasi apa itu sleep apnea, gejala yang muncul, serta cara menanganinya.

Apa Itu Sleep Apnea?

Sleep apnea adalah gangguan tidur yang ditandai dengan berhentinya pernapasan saat tidur, yang dapat terjadi beberapa kali dalam semalam. Hal ini sering terjadi tanpa disadari oleh penderita, membuat mereka terbangun dengan kondisi yang tidak nyaman.

Ada dua jenis sleep apnea yang umum dikenal, yaitu obstructive sleep apnea (OSA) dan central sleep apnea. OSA terjadi karena otot tenggorokan terlalu rileks, sementara central sleep apnea disebabkan oleh gangguan pada sistem saraf yang mengontrol pernapasan.

Sleep apnea bisa terjadi pada siapa saja, namun lebih umum dialami oleh pria yang memiliki berat badan berlebih. Beberapa faktor risiko tambahan meliputi usia, riwayat keluarga, serta kebiasaan merokok.

Baca juga: Pertemuan Presidenn Prabowo dengan Serikat Pekerja Bahas RUU dan Aksi Demonstrasi

Gejala Sleep Apnea

Gejala utama dari sleep apnea adalah terbangun dengan sesak napas atau dengan suara yang keras. Meskipun banyak yang sudah mendapatkan tidur yang cukup, penderita sering merasa lelah dan kurang bertenaga saat siang hari.

Di samping itu, gejala lain yang sering muncul adalah ngorok keras, terbangun untuk buang air secara berulang, dan kesulitan berkonsentrasi. Semua keluhan ini seringkali dianggap sepele, namun dapat sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Penting untuk mengenali tanda-tanda ini dan berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat. Jika tidak ditangani dengan baik, sleep apnea berpotensi menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan, seperti hipertensi dan penyakit jantung.

Penanganan Sleep Apnea

Penanganan untuk sleep apnea beragam, tergantung pada tingkat keparahan dan jenisnya. Salah satu metode yang paling umum digunakan adalah CPAP (Continuous Positive Airway Pressure), yang berfungsi untuk menjaga saluran udara tetap terbuka saat tidur.

Di samping penggunaan alat, perubahan gaya hidup seperti menurunkan berat badan, menghindari alkohol, dan berhenti merokok bisa membantu meredakan gejala. Dalam beberapa situasi, dokter mungkin merekomendasikan tindakan bedah untuk memperbaiki struktur pada saluran pernapasan.

Melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin adalah langkah penting, terutama jika mengalami masalah tidur yang mengganggu. Dengan penanganan yang tepat, kualitas tidur dan kesehatan secara keseluruhan dapat membaik.

Baca juga: Meningkatkan Pengetahuan Finansial Melalui Finfluencer di Era Digital

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU