Rabu, 11 MARET 2026 • 17:10 WIB

Kesuksesan Battlefield 6 Tidak Menyelamatkan Pekerja dari PHK

Author

Kesuksesan Battlefield 6 Tidak Menyelamatkan Pekerja dari PHK

Battlefield 6 menjadi game terlaris di 2025, namun kejatuhan terjadi bagi tim pengembangnya yang justru mengalami pemutusan hubungan kerja. Electronic Arts (EA) mengonfirmasi adanya PHK diantara karyawan yang terlibat dalam pengembangan game ini meskipun sukses di pasaran.

Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor Setelah Pencabutan Instruksi WFH

Walaupun jumlah pasti karyawan yang di PHK belum diumumkan, EA mengatakan langkah ini adalah bagian dari penyesuaian struktural di semua studio pengembang Battlefield 6.

Keputusan PHK di Tengah Kesuksesan

Electronic Arts baru-baru ini mengeluarkan pernyataan resmi terkait perubahan dalam struktur tim Battlefield mereka. 'Kami telah melakukan beberapa perubahan dalam organisasi Battlefield kami untuk lebih menyelaraskan tim kami dengan hal-hal yang paling penting bagi komunitas kami,' ujar EA.

Pernyataan ini menandakan adanya penyesuaian strategi, meski Battlefield 6 telah menjadi salah satu game terbesar dan terlaris di pasaran. Menurut data dari Circana, Battlefield 6 berhasil melampaui penjualan Call of Duty: Black Ops 7 di Amerika Serikat.

Baca juga: Transfer Mengejutkan: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool

Ekspektasi Tinggi dan Realitas Industri

Meskipun berhasil secara komersial, kenyataan menunjukkan bahwa ekspektasi EA terhadap Battlefield 6 terlalu tinggi. EA diketahui mengeluarkan lebih dari USD 400 juta untuk pengembangan game ini, dengan harapan bisa menarik 100 juta pemain, yang oleh beberapa pengembang dianggap tidak realistis.

Sebagai perbandingan, Battlefield 1, game sebelumnya, hanya mampu menarik 30 juta pemain. Beberapa pekerja mengemukakan bahwa ekspektasi yang tidak rasional ini mungkin menjadi salah satu alasan dibalik pemangkasan jumlah karyawan, meskipun keuntungan finansial telah tercapai.

Dampak di Balik Layar

Sementara Battlefield 6 sukses besar, ada isu lain yang turut mempengaruhi keputusan EA dalam pengurangan karyawan. Salah satu aspek penting adalah adanya kesepakatan besar dengan investasi Arab Saudi di dunia game, yang menghadirkan tantangan dan tekanan yang berbeda bagi studio.

Kondisi ini memperlihatkan bahwa meski kesuksesan Battlefield 6 memukau dari luar, dampak bagi tim pengembang tidak selalu positif. Situasi ini memunculkan pertanyaan tentang bagaimana pengalaman dan strategi manajemen EA dalam mengatasi tantangan di era industri game yang sangat kompetitif.

Baca juga: Meningkatkan Pengetahuan Finansial Melalui Finfluencer di Era Digital

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU