Senin, 09 MARET 2026 • 12:51 WIB

Mata Merah dan Belekan: Pahami Gejala dan Penanganannya

Author

Mata Merah dan Belekan: Pahami Gejala dan Penanganannya

Mata merah yang disertai belekan bisa menjadi indikasi adanya masalah kesehatan pada mata. Salah satu penyebab umum dari kondisi ini adalah konjungtivitis, yang bisa terjadi pada siapa saja.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia dan Siap Memperkuat Timnas

Konjungtivitis dapat diakibatkan oleh banyak faktor, seperti infeksi virus dan bakteri. Penting bagi masyarakat untuk memahami gejala dan cara perawatan yang tepat.

Pengertian Konjungtivitis

Konjungtivitis adalah peradangan pada konjungtiva, yaitu lapisan tipis yang melapisi bagian depan mata serta bagian dalam kelopak mata. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk infeksi, alergi, atau iritasi akibat bahan kimia.

Ada beberapa jenis konjungtivitis, di antaranya konjungtivitis virus, bakteri, dan alergi. Setiap jenis memiliki gejala yang mungkin bervariasi, namun umumnya ditandai dengan mata merah, gatal, dan belekan.

Infeksi virus adalah penyebab paling umum dari konjungtivitis, sering kali muncul bersamaan dengan gangguan saluran pernapasan seperti flu. Di sisi lain, konjungtivitis bakteri lebih umum pada anak-anak dan memiliki potensi menular.

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Kritikan Mengalir dari Komnas HAM dan DPR

Mengidentifikasi Gejala Konjungtivitis

Gejala utama dari konjungtivitis adalah mata merah dengan pengeluaran cairan dari mata, yang sering dikenal dengan istilah belekan. Pada konjungtivitis bakteri, belekan ini biasanya kental dan berwarna kuning atau hijau.

Penderita juga sering merasakan gatal atau perih pada mata serta sensasi seolah ada pasir di dalamnya. Selain itu, sensitivitas terhadap cahaya pun dapat meningkat pada kondisi ini.

Berbeda dengan gejala konjungtivitis virus, yang cenderung disertai dengan tanda-tanda flu seperti hidung meler dan demam. Oleh karena itu, penting bagi individu untuk mengenali gejala agar dapat segera mengambil tindakan yang tepat.

Perawatan dan Pencegahan Konjungtivitis

Perawatan konjungtivitis harus disesuaikan dengan penyebabnya. Jika infeksi disebabkan oleh virus, dokter umumnya merekomendasikan perawatan simtomatik yang meliputi kompres hangat dan obat tetes mata.

Di sisi lain, konjungtivitis yang disebabkan oleh bakteri sering memerlukan pengobatan antibiotik. Penggunaan antibiotik harus selalu sesuai dengan resep dokter untuk menghindari komplikasi lebih lanjut.

Untuk pencegahan, penting untuk menjaga kebersihan tangan dan tidak berbagi handuk atau alat kosmetik dengan orang lain. Selain itu, hindari mengucek mata, terutama saat berada di lingkungan yang berpotensi terpapar kuman.

Baca juga: Alexander Isak Bergabung dengan Liverpool: Transfer Mengejutkan di Bursa Musim Panas

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU