Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, dalam operasi tangkap tangan (OTT) di awal pekan ini. KPK juga menyegel sejumlah ruang dinas di kantor bupati sebagai langkah awal penyelidikan.
Baca juga: Pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae Terkait Kematian Pengemudi Ojol
Operasi ini melibatkan beberapa pihak yang turut ditangkap dan dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa tindakan ini adalah bagian dari pengembangan kasus dugaan korupsi yang sedang berlangsung.
Detail Operasi Tangkap Tangan KPK
KPK melaksanakan operasi tangkap tangan di Pekalongan yang berujung pada penangkapan Bupati Fadia Arafiq. Selain bupati, sejumlah individu lain juga dikabarkan ditangkap dalam operasi yang berlangsung di berbagai lokasi di kawasan tersebut.
Menurut Budi Prasetyo, terbesar dari operasi ini adalah penjagaan ketat usai penangkapan, yang bertujuan untuk memastikan semua yang terlibat dibawa ke Jakarta tanpa ada gangguan. Investigasi awal menunjukkan dugaan korupsi yang melibatkan banyak oknum di pemerintah daerah.
Baca juga: Olah TKP Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni, Polisi Kembalikan Beberapa Barang
Penyegelan Kantor Pemkab Pekalongan
Sebagai bagian dari penyelidikan, KPK menyegel Kantor Bupati Fadia Arafiq serta beberapa ruang kepala dinas. Penyegelan ini diberi tanda 'DALAM PENGAWASAN KPK' dan bertujuan untuk mencegah akses sebelum penyelidikan lebih lanjut dilakukan.
Diharapkan dengan penyegelan ini, KPK bisa mendapatkan bukti-bukti penting terkait kasus dugaan korupsi yang sedang ditangani. Langkah ini mengikuti prosedur hukum untuk menjaga integritas proses penyelidikan.
Respons Wakil Bupati Pekalongan
Wakil Bupati Pekalongan, Sukirman, mengungkapkan ketidaktahuannya mengenai kejadian OTT tersebut. Ia menyatakan masih menunggu laporan resmi sebelum memberikan penjelasan lebih lanjut.
Sukirman menegaskan, 'Belum, belum (belum mengetahui). Kita cek dulu ya. Saya belum tahu.' Hal ini mencerminkan situasi yang cepat berubah pasca operasi KPK di daerah tersebut.
Baca juga: Alexander Isak Bergabung dengan Liverpool: Transfer Mengejutkan di Bursa Musim Panas
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: