Iran menyampaikan tanggapannya terhadap pernyataan bersama Jerman, Prancis, dan Inggris yang menunjukkan dukungan untuk menghadapi ancaman dari Teheran. Dalam konferensi pers, Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menekankan bahwa tindakan tersebut tidak berarti apa-apa karena Iran tidak mengusik kepentingan negara-negara Eropa.
Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Kritikan Mengalir dari Komnas HAM dan DPR
Boroujerdi menjelaskan bahwa Iran saat ini berada dalam posisi defensif dalam menghadapi agresi dari Amerika Serikat dan Israel. Ia menegaskan, "Kami hanya memberikan reaksi terhadap serangan yang terjadi kepada negara kami."
Respons Teheran Terhadap Sikap Eropa
Dalam jumpa pers tersebut, Boroujerdi menyampaikan bahwa Iran tidak memiliki niatan untuk menyerang kepentingan negara-negara Eropa. Ia mengatakan, "Langkah tersebut tidak memiliki arti dikarenakan kami bukan pihak yang menyerang kepentingan mereka."
Duta Besar ini juga menekankan pentingnya perlindungan terhadap rakyat Iran, yang menurutnya menjadi korban dalam konflik yang lebih besar. Ia menambahkan, "Kami berada dalam posisi membela negara dan masyarakat kami yang sedang terbunuh saat ini."
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer Liga Inggris
Pernyataan Bersama Jerman, Prancis, dan Inggris
Pada 1 Maret, ketiga negara Eropa tersebut merilis pernyataan yang mengisyaratkan dukungan militer untuk negara-negara Teluk. Mereka siap mengambil "tindakan defensif" dengan tujuan menghancurkan kemampuan militer Iran.
Dalam pernyataan itu, mereka mengungkapkan kekhawatiran mengenai serangan Iran yang dianggap mengancam sekutu dan warga sipil di kawasan. "Serangan sembrono Iran telah menyasar sekutu dekat kami dan mengancam personel militer serta warga sipil kami di seluruh kawasan," tulis mereka.
Ketegangan di Kawasan Timur Tengah
Sebagai reaksi terhadap tekanan dari Washington dan Israel, Iran telah meluncurkan serangan ke beberapa pangkalan Amerika Serikat di Timur Tengah. Target serangan mencakup fasilitas militer di beberapa negara, termasuk Uni Emirat Arab dan Arab Saudi.
Negara-negara Teluk, termasuk Arab Saudi, menyatakan kesiapan untuk melakukan langkah-langkah defensif guna menjaga keamanan wilayah mereka. Mereka mengeluarkan sebuah pernyataan, "[Kami] akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk membela keamanan dan stabilitas serta untuk melindungi teritori, warga negara, dan penduduk."
Baca juga: Kunto Aji Bicarakan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Masyarakat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: