Senin, 02 MARET 2026 • 14:59 WIB

Prediksi Pergerakan Mudik Lebaran 2026: Penurunan dan Antisipasi Polri

Author

Prediksi Pergerakan Mudik Lebaran 2026: Penurunan dan Antisipasi Polri

Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo mengungkapkan bahwa pada libur Lebaran 2026, pergerakan masyarakat diperkirakan akan mencapai 143,9 juta orang. Angka ini menunjukkan penurunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai 146,4 juta orang.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tahan Imbang 0-0 Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Penurunan tersebut sebesar 2,57 juta orang atau sekitar 1,75 persen. Hal ini menjadi perhatian bagi aparat kepolisian yang akan mengamankan arus mudik, meskipun ada peluang peningkatan jumlah pemudik di lapangan.

Kondisi Pergerakan Masyarakat Menjelang Lebaran

Dedi Prasetyo menjelaskan bahwa penurunan jumlah pemudik tahun 2026 menjadi fokus aparat kepolisian dalam mengamankan jalur mudik. Meski survei menunjukkan penurunan, Polri tetap memperkuat langkah-langkah untuk optimalisasi keamanan dan kelancaran arus lalu lintas.

Pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya menunjukkan potensi peningkatan pemudik di lapangan, meskipun survei memperlihatkan tren berbeda. Oleh karena itu, kesiapsiagaan harus ditingkatkan menjelang libur Hari Raya.

Dedi juga menekankan pentingnya pengawasan yang lebih ketat terkait pergerakan orang, terutama dengan adanya libur Hari Raya Nyepi. Ini menjadi momen krusial dalam pengaturan keamanan.

Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor Setelah Pencabutan Instruksi WFH

Operasi Ketupat 2026 dan Pembagian Gelombang Arus Mudik

Untuk memastikan keamanan arus mudik, Polri akan melaksanakan Operasi Ketupat mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Sebanyak 161.243 personel gabungan akan ditugaskan menjaga berbagai jalur dan pusat keramaian.

Prediksi arus mudik dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama direncanakan pada 14 dan 15 Maret, sedangkan gelombang kedua pada 18 dan 19 Maret 2026.

Pembagian ini bertujuan untuk memperlancar lalu lintas dan memastikan keselamatan para pemudik yang melakukan perjalanan.

Antisipasi Puncak Arus Balik Pasca Lebaran

Dedi menjelaskan bahwa puncak arus balik diprediksi terjadi pada 25 hingga 26 Maret 2026 untuk gelombang pertama, dan gelombang kedua pada 28 dan 29 Maret 2026. Prediksi ini penting agar pihak berwenang dapat mengambil langkah yang tepat.

Upaya untuk mencegah kemacetan yang mengganggu perjalanan masyarakat saat kembali ke lokasi tinggal sudah menjadi prioritas. Polri berkomitmen untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pemudik.

Kemudahan dan keselamatan dalam perjalanan pemudik tetap menjadi fokus utama bagi semua pihak yang terlibat dalam pengamanan.

Baca juga: Pertemuan Presidenn Prabowo dengan Serikat Pekerja Bahas RUU dan Aksi Demonstrasi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU