Mata kering karena terlalu lama menatap layar menjadi masalah serius bagi banyak orang. Fenomena ini sering kali diabaikan, padahal bisa memengaruhi kualitas hidup sehari-hari.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia dan Siap Memperkuat Timnas
Seiring dengan meningkatnya penggunaan perangkat elektronik, gejala yang muncul akibat kondisi ini mulai banyak diterima sebagai hal biasa. Namun, penting untuk memahami lebih dalam tentang penyebab dan solusinya.
Penyebab Mata Kering
Mata kering terjadi ketika produksi air mata tidak cukup untuk menjaga kelembapan mata. Penyebab umumnya meliputi cuaca yang kering, penggunaan lensa kontak dalam jangka waktu panjang, dan paparan layar yang berlebihan.
Di zaman sekarang, banyak individu menghabiskan waktu berjam-jam di depan komputer dan smartphone. Ini membuat frekuensi berkedip berkurang, yang berdampak pada kurangnya pelumasan alami bagi mata.
Sebuah penelitian dari American Academy of Ophthalmology menyebutkan bahwa kondisi ini dikenal sebagai 'digital eye strain'. Gejala dari kondisi ini dapat mengganggu kenyamanan dan produktivitas sehari-hari.
Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru, Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia
Gejala yang Timbul
Gejala mata kering dapat sangat mengganggu, di antaranya rasa gatal, kemerahan, dan penglihatan kabur. Terkadang, seseorang merasakan sensasi seperti ada pasir atau benda asing di dalam mata.
Kondisi ini juga dapat membuat mata menjadi lebih sensitif terhadap cahaya, sehingga aktivitas seperti membaca atau bekerja menjadi menyakitkan. Jika tidak ditangani, dampaknya bisa menyebabkan kerusakan permanen pada permukaan mata.
Walaupun sering diabaikan, mengenali gejala-gejala ini sangat penting agar dapat segera diatasi dengan langkah yang tepat.
Solusi Mengatasi Mata Kering
Ada beberapa cara efektif untuk mengatasi mata kering akibat lama menatap layar. Yang pertama adalah dengan mengikuti aturan 20-20-20: setiap 20 menit, alihkan pandangan dari layar dan fokuskan pada objek di jarak 20 kaki selama 20 detik.
Menggunakan pelembap udara di ruangan juga bisa membantu menjaga kelembapan. Jika diperlukan, penggunaan tetes mata artifisial dapat mengurangi gejala yang muncul.
Selain itu, berkedip secara sadar saat menatap layar sangat penting. Dengan demikian, kelembapan alami mata dapat dijaga dan ketegangan pun dapat diminimalkan.
Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa bagi Polisi yang Terluka
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: