Migrain merupakan salah satu gangguan sakit kepala yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Beberapa jenis makanan telah terbukti dapat memicu serangan migrain, sehingga penting untuk memerhatikan pola makan.
Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Akurat
Dengan menghindari makanan tertentu, penderita migrain bisa mengalami pengurangan frekuensi dan intensitas serangan. Berikut adalah daftar makanan yang perlu diwaspadai.
Makanan dengan Aditif Kimia
Banyak makanan yang mengandung aditif seperti pengawet dan pewarna. Aditif ini sering terdapat dalam makanan olahan dan dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya migrain.
Contoh umum adalah monosodium glutamat (MSG), yang sering ditemukan dalam makanan Asia dan snack kemasan. Konsumsi MSG sebaiknya dibatasi untuk mencegah serangan migrain.
Selain MSG, nitrat yang terdapat dalam daging olahan seperti sosis dan bacon juga berpotensi menjadi pemicu. Bahan kimia ini dapat memperlebar pembuluh darah dan berkontribusi pada munculnya nyeri kepala.
Baca juga: Rumor iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Siapakah yang Akan Mengadaptasi eSIM?
Makanan dan Minuman dengan Kafein
Kafein bisa memiliki efek yang beragam pada migrain. Bagi sebagian orang, konsumsi kafein dalam jumlah moderat dapat meredakan nyeri, namun konsumsi berlebihan justru bisa memicu serangan.
Minuman berkafein seperti kopi, teh, dan minuman energi perlu dikontrol. Pengambilan kafein yang berlebihan dalam waktu singkat dapat mengganggu pola tidur dan memicu sakit kepala.
Kemudian, jika seseorang mengurangi konsumsi kafein secara mendadak, mereka mungkin mengalami efek samping seperti migrain. Oleh sebab itu, penting untuk membatasi asupan kafein secara konsisten.
Makanan Fermentasi dan Keju Tua
Makanan fermentasi seperti kimchi dan sauerkraut, serta produk susu yang sudah berumur, juga bisa menjadi pemicu migrain. Hal ini dikarenakan adanya kandungan tiramina dalam makanan tersebut.
Tiramina terbentuk ketika protein terurai seiring waktu, yang dapat memengaruhi kadar neurotransmitter di otak. Oleh karena itu, makanan ini sebaiknya dihindari oleh penderita migrain.
Keju yang telah berumur lama, seperti cheddar dan bleu cheese, memiliki kadar tiramina yang tinggi. Sebaiknya, pilih keju yang lebih segar dan rendah tiramina untuk mengurangi risiko serangan migrain.
Baca juga: Kota-Kota Terbaik untuk Liburan Sendirian di Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: