Jumat, 27 FEBRUARI 2026 • 23:36 WIB

Panduan Mengelola Elektrolit Saat Berpuasa Sehari Penuh

Author

Panduan Mengelola Elektrolit Saat Berpuasa Sehari Penuh

Menjaga keseimbangan elektrolit selama berpuasa adalah tantangan penting bagi banyak individu. Tanpa asupan makanan dan cairan, tubuh akan mengalami kehilangan elektrolit yang vital untuk kesehatan.

Baca juga: Kasus Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online Masuki Jalur Pidana

Maka dari itu, dibutuhkan strategi khusus agar tetap energik dan tidak mengalami dehidrasi selama periode puasa. Hal ini jauh lebih dari sekadar meminum air biasa.

Pentingnya Elektrolit dalam Tubuh

Elektrolit adalah mineral yang terdapat dalam darah, urin, dan cairan tubuh lainnya. Mereka berperan dalam mengatur berbagai fungsi penting, seperti keseimbangan cairan, kontraksi otot, dan fungsi saraf.

Selama puasa, terutama di bulan Ramadan, tubuh kehilangan elektrolit melalui keringat dan urin. Kehilangan ini dapat memicu gejala seperti kelelahan, pusing, dan kram otot jika tidak dikelola dengan baik.

Strategi Mempertahankan Elektrolit Selama Puasa

Makanan dan minuman yang kaya elektrolit perlu dipilih saat berbuka puasa. Buah-buahan seperti pisang dan semangka serta sayuran seperti bayam dan brokoli adalah pilihan yang tepat.

Baca juga: Kunto Aji Menyuarakan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Harapan Masyarakat

Setelah berbuka hingga sahur, penting untuk tetap terhidrasi. Minuman seperti air kelapa atau oralit sangat efektif untuk menggantikan elektrolit yang hilang.

Hindari konsumsi alkohol dan minuman berkafein karena dapat memperburuk dehidrasi. Gantikan dengan air putih atau teh herbal tanpa kafein.

Tanda-Tanda dan Solusi Kekurangan Elektrolit

Rasa pusing atau pingsan adalah tanda awal kekurangan elektrolit. Jika mengalami gejala ini, segera berhenti beraktivitas dan konsumsi larutan elektrolit.

Kram otot juga sering terjadi jika tubuh kekurangan natrium atau kalium. Ketika ini terjadi, meregangkan otot dapat membantu, sambil memastikan asupan elektrolit terjaga sebelum beraktivitas fisik.

Untuk mencegah kekurangan elektrolit, berkonsultasilah dengan ahli gizi atau dokter jika perlu, terutama jika melakukan aktivitas fisik berat selama puasa.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer Liga Inggris

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU