Jumat, 27 FEBRUARI 2026 • 21:06 WIB

Panduan Puasa Sehat untuk Lansia dengan Tekanan Darah Tinggi

Author

Panduan Puasa Sehat untuk Lansia dengan Tekanan Darah Tinggi

Puasa menjadi tantangan tersendiri bagi lansia yang memiliki tekanan darah tinggi. Memahami cara berpuasa yang aman sangat penting untuk menjaga kesehatan mereka selama bulan Ramadan.

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Tindakan Massa

Meskipun banyak lansia ingin menjalankan ibadah puasa, ada sejumlah hal yang harus diperhatikan agar tetap aman dan tidak berdampak buruk terhadap kesehatan.

Pentingnya Persiapan Sebelum Puasa

Konsultasi dengan dokter sangat dianjurkan sebelum memutuskan untuk berpuasa, terutama bagi lansia dengan riwayat tekanan darah tinggi. Dokter dapat memberikan rekomendasi yang sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing individu.

Selain konsultasi medis, persiapan mental juga tidak boleh diabaikan. Memahami batasan diri dan menyiapkan pola makan yang tepat untuk sahur dan buka puasa dapat membantu menjaga kesehatan.

Mengatur jadwal minum air dengan baik juga penting, untuk memastikan hidrasi yang cukup sebelum berpuasa dimulai. Beri perhatian pada waktu antara sahur dan berbuka puasa agar risiko dehidrasi dapat diminimalkan.

Baca juga: Google Respon Terkait Masalah Keamanan Gmail dan Aktivitas Phishing

Nutrisi yang Tepat Selama Puasa

Mengonsumsi makanan sehat saat sahur dan berbuka sangat membantu dalam menjaga tekanan darah stabil. Makanan kaya serat seperti sayuran dan buah-buahan sangat dianjurkan.

Hindari makanan yang tinggi garam dan lemak jenuh, karena dapat meningkatkan tekanan darah yang berisiko bagi kesehatan. Sebagai alternatif, pilih sumber protein rendah lemak seperti ikan atau ayam tanpa kulit.

Pastikan untuk memenuhi kebutuhan cairan, terutama air, setelah berbuka dan menjelang sahur untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik.

Kegiatan Fisik dan Istirahat

Aktivitas fisik perlu tetap diperhatikan, tetapi harus disesuaikan dengan kemampuan dan kondisi kesehatan masing-masing individu. Jalan santai setelah berbuka adalah salah satu pilihan yang baik untuk menjaga kesehatan.

Hindari kegiatan fisik yang berat selama berpuasa agar tidak memicu kenaikan tekanan darah. Penting juga untuk mendapatkan istirahat yang cukup, terutama di siang hari.

Mendengarkan sinyal dari tubuh dan mengenali tanda-tanda kelelahan sangat krusial. Jika merasa pusing atau tidak nyaman, segera konsultasikan dengan tenaga medis.

Baca juga: Kerusuhan Pecah di Bandung, Gas Air Mata Diluncurkan oleh Aparat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU