Remaja yang berpuasa selama bulan Ramadan berisiko tinggi mengalami dehidrasi jika tidak memperhatikan asupan cairan yang cukup. Masalah ini bisa berdampak buruk pada kesehatan dan kinerja mereka.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025, Tantang Alcaraz
Penurunan konsentrasi, kelelahan, hingga gangguan fungsi tubuh bisa terjadi akibat kurangnya cairan. Oleh karena itu, penting untuk memahami risiko dan cara mencegah dehidrasi saat berpuasa.
Mengapa Remaja Rentan Terhadap Dehidrasi
Remaja sering terlibat dalam aktivitas fisik yang membutuhkan banyak cairan. Aktivitas seperti olahraga dapat menyebabkan kehilangan cairan melalui keringat, yang jika tidak diperhatikan, berpotensi menyebabkan dehidrasi.
Kondisi cuaca yang panas juga berperan besar dalam meningkatkan risiko dehidrasi. Dengan waktu makan yang terbatas selama bulan puasa, menjadi lebih sulit bagi remaja untuk memenuhi kebutuhan cairan harian mereka.
Baca juga: Sidang Etik Polri Terkait Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Gejala Dehidrasi yang Perlu Diwaspadai
Gejala dehidrasi pada remaja bervariasi, mulai dari kehausan yang ekstrem hingga mulut kering dan kelelahan. Jika tidak segera diatasi, dapat berujung pada pusing atau bahkan pingsan.
Kondisi ini juga dapat mempengaruhi konsentrasi serta kinerja belajar. Remaja yang mengalami gejala ini harus segera mendapatkan asupan cairan agar tidak semakin parah.
Cara Mencegah Dehidrasi Saat Puasa
Salah satu cara untuk mencegah dehidrasi adalah dengan memulai sahur menggunakan makanan yang mengandung banyak cairan, seperti buah dan sup. Juga penting untuk minum cukup air sebelum waktu imsak.
Setelah berbuka, remaja sebaiknya terus menghidrasi dengan minum air secara bertahap. Selain itu, menghindari minuman berkafein dan beralkohol juga penting untuk menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer Liga Inggris
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: