Sariawan mungkin terlihat sepele, tetapi jika tak kunjung sembuh, itu bisa menjadi indikasi adanya masalah kesehatan yang lebih serius. Penting untuk memahami penyebab di balik sariawan yang berlangsung lama ini.
Baca juga: Komnas HAM Temukan Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Infeksi jamur ini sering muncul tanpa peringatan, tetapi dapat dipicu oleh berbagai faktor. Dalam artikel ini, kita akan membahas penyebab dan pengobatan yang tepat untuk sariawan yang sulit hilang.
Apa Itu Sariawan?
Sariawan, atau dikenal juga sebagai kandidiasis oral, adalah infeksi jamur yang sering terjadi di mulut dan tenggorokan. Infeksi ini terjadi akibat berkembangnya jamur Candida yang umumnya bersifat tidak berbahaya.
Gejala umum sariawan meliputi bercak putih di lidah, rasa sakit, dan kesulitan saat menelan. Meski banyak kasus yang sembuh dengan cepat, ada kalanya sariawan menjadi masalah yang berkepanjangan.
Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti penderita HIV/AIDS atau diabetes, lebih rentan terhadap sariawan. Oleh karena itu, sariawan bisa jadi sinyal adanya isu kesehatan yang lebih dalam.
Baca juga: Kota-Kota Terbaik untuk Liburan Sendirian di Indonesia
Penyebab Sariawan yang Tak Kunjung Sembuh
Penggunaan antibiotik secara berlebihan adalah salah satu penyebab umum sariawan yang tidak kunjung sembuh. Antibiotik dapat mengganggu keseimbangan mikrobiota alami di mulut, sehingga memungkinkan pertumbuhan Candida yang lebih cepat.
Kondisi medis seperti diabetes juga berkontribusi pada sariawan kronis, di mana kadar gula darah tinggi menciptakan lingkungan yang ideal bagi jamur untuk berkembang.
Kurangnya nutrisi, khususnya vitamin B12 dan zat besi, dapat meningkatkan risiko terjadinya sariawan. Selain itu, penggunaan protesa gigi yang tidak terawat atau tidak cocok juga dapat memicu infeksi ini.
Mengatasi Sariawan yang Tak Kunjung Sembuh
Pengobatan sariawan umumnya melibatkan penggunaan obat antijamur, baik yang dioleskan secara topikal maupun yang diminum. Dokter akan merekomendasikan jenis obat sesuai dengan tingkat keparahan infeksi.
Menjaga kesehatan mulut juga sangat penting, termasuk menyikat gigi secara rutin dan berkumur dengan larutan garam. Mengurangi konsumsi gula dan makanan manis pun bisa membantu mencegah terulangnya sariawan.
Jika sariawan terus muncul kembali, disarankan untuk konsultasi dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. Ini penting untuk memastikan tidak ada kondisi medis lain yang mendasari masalah sariawan yang dialami.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Insiden Perampokan Rumah Uya Kuya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: