Mengelola energi selama puasa adalah kunci untuk tetap produktif dan sehat. Dengan strategi yang tepat, aktivitas harian dapat berlangsung tanpa rasa lemas yang berlebihan.
Baca juga: Pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae Terkait Kematian Pengemudi Ojol
Di bulan Ramadan, banyak orang merasakan penurunan energi akibat pengaturan makanan dan istirahat yang kurang baik. Mengerti cara menjaga energi dengan efektiv dapat mengubah pengalaman puasa menjadi lebih berkualitas.
Porsi Makanan yang Tepat Saat Sahur
Saat sahur, penting untuk mengonsumsi makanan yang kaya karbohidrat kompleks, protein, dan serat. Contoh karbohidrat kompleks adalah oatmeal dan nasi merah yang memberikan energi stabil sepanjang hari.
Sumber protein seperti telur atau daging tanpa lemak juga membantu menjaga rasa kenyang. Selain itu, serat dari berbagai buah dan sayur dapat meningkatkan pencernaan dan mendukung penyerapan nutrisi.
Hindari makanan manis berlebihan atau tinggi gula. Makanan jenis ini bisa menyebabkan lonjakan energi yang cepat tetapi diikuti oleh penurunan mendadak, yang dapat menyebabkan tubuh merasa lemas.
Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Mulai 31 Agustus 2025
Pentingnya Pengaturan Hidrasi
Penggunaan cairan yang cukup sangatlah krusial untuk menghindari dehidrasi yang bisa berujung pada kelelahan. Sebaiknya, konsumsi air dilakukan secara bertahap antara waktu sahur dan berbuka.
Disarankan untuk minum setidaknya delapan gelas air dalam rentang waktu ini. Hal ini dapat membantu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh serta mendukung fungsi organ yang optimal.
Alternatif lainnya juga bisa menggunakan minuman seperti teh herbal atau jus alami tanpa tambahan gula untuk memperoleh elektrolit yang dibutuhkan tubuh.
Pengaturan Aktivitas dan Istirahat
Mengatur kegiatan fisik saat puasa juga perlu agar tubuh tidak merasa cepat lelah. Sebaiknya, lakukan aktivitas berat setelah berbuka untuk memaksimalkan penggunaan energi yang ada.
Fokuskan pada kegiatan yang tidak terlalu melelahkan selama puasa untuk menjaga stamina. Tidur yang cukup serta kualitas istirahat juga menjadi faktor penting dalam menjaga energi.
Jangan memaksakan diri; berikan waktu bagi tubuh untuk menyesuaikan diri dengan pola makan baru selama bulan Ramadan.
Baca juga: Komnas HAM Temukan Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: