Kamis, 26 FEBRUARI 2026 • 11:38 WIB

Penanganan Aksi Ugal-Ugalan di Gunung Sahari, Polisi Ungkap Pengemudi Pakai Pelat Palsu

Author

Penanganan Aksi Ugal-Ugalan di Gunung Sahari, Polisi Ungkap Pengemudi Pakai Pelat Palsu

Polisi Jakarta tengah menyelidiki aksi mengemudi berbahaya yang melibatkan seorang pengemudi bernama Hafiz Mahendra di Jalan Gunung Sahari. Pada insiden tersebut, polisi melakukan tes urine yang menunjukkan hasil negatif untuk narkoba.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tahan Imbang 0-0 Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Namun, penyelidikan menemukan sejumlah pelat nomor kendaraan bermotor yang berbeda dalam mobilnya. Hal ini menimbulkan curiga dan mendorong aparat untuk mendalami kemungkinan penggunaan pelat palsu.

Mengemudi Tanpa Memperhatikan Aturan

Aksi ugal-ugalan yang dilakukan Hafiz Mahendra menjadi viral setelah terekam dalam video yang beredar di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat mobilnya melaju melawan arus dalam lalu lintas yang padat.

Ketika seorang petugas polisi berusaha menghentikannya, Hafiz malah berupaya melarikan diri dan menabrak kendaraan lain, termasuk sepeda motor. Kejadian ini menyebabkan kemarahan warga yang berada di lokasi.

Video yang diterbitkan oleh akun Instagram @jakarta.terkini menunjukkan warga mengejar mobil tersebut hingga memukulkan helm sebagai bentuk protes terhadap tindakan berbahaya itu.

Baca juga: Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Identifikasi Pelat Palsu

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold Hutagalung, menyatakan bahwa tindakan ugal-ugalan ini berkaitan erat dengan pelat nomor kendaraan yang tidak sah. Pelat mobil yang digunakan oleh Hafiz dinyatakan palsu.

Aiptu Basri dan Aipda Jimber, anggota Polantas, berusaha menghentikan kendaraan tersebut setelah melihat tindakan berbahaya. Namun, pengemudi justru panik dan melawan arus saat dikejar polisi.

Penyelidikan saat ini terus dilakukan untuk mengidentifikasi sejauh mana penggunaan pelat palsu ini terjadi dan apakah ada pihak lain yang terlibat.

Hasil Tes Urine dan Langkah Berikutnya

Setelah insiden tersebut, pihak kepolisian melakukan tes urine terhadap Hafiz guna memastikan bahwa tidak ada zat narkoba yang mempengaruhi pengemudi saat berkendara. Hasil tes tersebut menunjukkan bahwa pengemudi negatif narkoba.

Meskipun hasil negatif, penyelidikan terhadap tindakan berbahaya dan penggunaan pelat palsu akan tetap dilanjutkan. Kepolisian menganggap hal ini penting untuk mencegah peristiwa serupa di masa mendatang.

Pihak berwenang menghimbau masyarakat untuk lebih waspada dan melaporkan setiap tindakan berkendara yang mencurigakan demi keselamatan bersama.

Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam: Yang Perlu Diketahui

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU