Rabu, 25 FEBRUARI 2026 • 14:31 WIB

Skandal Pelecehan di Pelatnas Panjat Tebing Indonesia: Tindakan Tegas FPTI

Author

Skandal Pelecehan di Pelatnas Panjat Tebing Indonesia: Tindakan Tegas FPTI

Skandal pelecehan seksual dan kekerasan fisik mengguncang pelatnas panjat tebing Indonesia pada akhir Februari 2026. Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) telah mengambil langkah nyata dengan menonaktifkan pelatih kepala, Hendra Basir.

Baca juga: Olah TKP Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni, Polisi Kembalikan Beberapa Barang

Keputusan ini diambil setelah delapan atlet melaporkan dugaan tindakan tersebut kepada ketua FPTI. Sebuah Surat Keputusan pun dikeluarkan untuk menjaga proses pemeriksaan yang objektif.

Pengumuman FPTI dan Penonaktifan Hendra Basir

Pada 24 Februari 2026, FPTI merilis Surat Keputusan Nomor 0209/SKP/PP.NAS/II/2026 mengenai penonaktifan sementara Hendra Basir. Langkah ini diambil demi menjaga objektivitas dalam proses pemeriksaan dugaan pelecehan seksual.

Surat keputusan tersebut mengungkap adanya dugaan pelecehan seksual dan kekerasan fisik di lingkungan pelatnas. FPTI menegaskan komitmennya untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bermartabat bagi para atlet.

Baca juga: Alexander Isak Bergabung dengan Liverpool: Transfer Mengejutkan di Bursa Musim Panas

Pengaduan Atlet kepada FPTI

Kasus ini mulai terkuak setelah delapan atlet panjat tebing mengadukan pelecehan kepada Yenny Wahid, ketua FPTI, pada 28 Januari 2026. Mereka melaporkan bahwa tindakan tersebut membuat situasi di pelatnas menjadi tidak aman.

FPTI berkomitmen untuk menjamin lingkungan pembinaan yang bebas dari segala bentuk kekerasan dan pelecehan. Kejadian ini juga menjadi sorotan di kalangan masyarakat dan penggemar olahraga panjat tebing.

Dampak Terhadap Citra Panjat Tebing Indonesia

Skandal pelecehan ini muncul di tengah prestasi panjat tebing yang sangat mengesankan, terutama setelah Indonesia meraih medali emas di Olimpiade 2024. Kemenangan tersebut telah membawa kebanggaan dan menunjukkan potensi besar atlet panjat tebing.

Panjat tebing diperkirakan akan menjadi salah satu cabang andalan dalam Olimpiade 2028 mendatang. Dengan peran penting Hendra Basir sebagai pelatih kepala, skandal ini dipastikan akan berpotensi merusak citra olahraga panjat tebing secara keseluruhan.

Baca juga: Calvin Verdonk Hampir Bergabung dengan Lille, Klub Terkenal Prancis yang Penuh Talenta

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU