Badan Gizi Nasional (BGN) mengonfirmasi bahwa anggaran bahan makanan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah antara Rp8.000 hingga Rp10.000 per porsi. Penegasan ini penting setelah adanya ketidakpuasan masyarakat terkait menu yang disediakan selama Ramadan.
Baca juga: Desta Paparkan Tuntutan Rakyat untuk Keadilan dalam Pemilu 2024
Rincian Anggaran MBG
Wakil Kepala Badan Bidang Komunikasi dan Investigasi, Nanik S. Deyang, menyatakan bahwa anggaran untuk balita hingga kelas 3 SD adalah Rp8.000 per porsi. Sementara untuk anak kelas 4 SD ke atas dan ibu menyusui, anggaran meningkatkan menjadi Rp10.000 per porsi.
Nanik menjelaskan bahwa anggaran yang lebih tinggi tidak sepenuhnya digunakan untuk bahan makanan. Sebagian dari dana tersebut dialokasikan untuk kebutuhan operasional dan insentif bagi yayasan atau mitra pelaksana.
Ia mencontohkan, dari anggaran ini, sekitar Rp3.000 per porsi digunakan untuk biaya operasional seperti listrik, internet, dan gas, serta insentif bagi relawan. 'Anggaran ini juga mencakup pembayaran BPJS Ketenagakerjaan bagi relawan yang bekerja dalam program ini,' jelasnya.
Penggunaan Anggaran untuk Fasilitas
BGN juga mengalokasikan sebesar Rp2.000 per porsi untuk sewa lahan dan bangunan, termasuk dapur dan gudang. Dengan alokasi ini, diharapkan semua kebutuhan terkait penyediaan makanan dapat terpenuhi.
Baca juga: Meningkatkan Pengetahuan Finansial Melalui Finfluencer di Era Digital
Nanik menambahkan bahwa anggaran ini menjamin fasilitas yang memadai bagi penyelenggaraan MBG. 'Fasilitas ini mencakup sewa peralatan masak yang modern dan efisien untuk memproduksi makanan yang sehat,' tambahnya.
Dalam juknis terbaru, anggaran tersebut juga berfungsi sebagai insentif bagi SPPG yang bertugas melayani hingga 3.000 penerima manfaat setiap harinya.
Tindak Lanjut dan Transparansi
BGN menyatakan kesediaan untuk menerima masukan dan laporan jika ada indikasi menu MBG yang dianggap kurang sesuai anggaran. Komitmen ini bertujuan untuk menangani setiap laporan dengan profesional dan objektif.
Nanik memastikan bahwa pengawasan terhadap pelaksanaan Program MBG dilakukan sesuai prosedur yang berlaku. 'Kami ingin memastikan bahwa program berjalan sesuai ketentuan dan standar yang ditetapkan,' tutupnya.
Dengan adanya penjelasan ini, BGN berharap masyarakat mendapatkan informasi yang jelas dan transparan mengenai anggaran Program Makan Bergizi Gratis.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Insiden Perampokan Rumah Uya Kuya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: