Peter Mandelson, mantan Duta Besar Inggris untuk Amerika Serikat, baru saja dibebaskan dengan jaminan oleh Kepolisian Metropolitan London setelah ditangkap terkait dugaan keterlibatan dengan Jeffrey Epstein.
Baca juga: Rumor iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Siapakah yang Akan Mengadaptasi eSIM?
Penangkapan ini menyusul penggeledahan di dua lokasi dan tuduhan bahwa ia membocorkan informasi sensitif, sebagaimana diungkap oleh dokumen Departemen Kehakiman Amerika Serikat.
Detail Penangkapan dan Pembebasan
Penggeledahan yang dilakukan pada 24 Februari 2026, berlokasi di Wiltshire dan Camden, menjadi momen krusial dalam proses penangkapan Mandelson.
Kepolisian Metropolitan London mengonfirmasi, 'Seorang pria yang ditangkap karena dicurigai melakukan pelanggaran dalam jabatan publik telah dibebaskan dengan jaminan sambil menunggu penyelidikan lebih lanjut.'
Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam: Yang Perlu Diketahui
Tuduhan Pembocoran Informasi Sensitif
Dokumen dari Departemen Kehakiman AS menunjukkan bahwa Mandelson diduga membocorkan informasi penting terkait politik dan ekonomi kepada Jeffrey Epstein, figur yang dikenal karena kejahatan seksualnya.
Email yang terungkap mengindikasikan bahwa ia memberikan penilaiannya tentang kebijakan dan berdiskusi mengenai rencana pajak untuk bonus bankir pada tahun 2009.
Profil dan Historis Kontroversial Mandelson
Peter Mandelson merupakan salah satu tokoh terkemuka dalam politik Inggris, yang sebelumnya menjabat sebagai Duta Besar untuk AS dan berperan penting dalam kemenangan Partai Buruh pada pemilu 1997.
Namun, perjalanan karier politiknya juga dipenuhi kontroversi, termasuk dua kali pengunduran diri dari jabatan kabinet akibat skandal terkait pinjaman dan urusan paspor.
Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa bagi Polisi yang Terluka
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: