Hewan ternyata memiliki kemampuan unik dalam mendeteksi perubahan cuaca, termasuk fenomena yang ekstrem. Hal ini bukan sekadar mitos, tetapi telah dibuktikan melalui berbagai observasi dan penelitian ilmiah.
Baca juga: Mahasiswa Bertemu Pimpinan DPR: Tuntut Investigasi dan Transparansi Tunjangan
Beberapa spesies hewan diketahui dapat merasakan gempa bumi atau badai sebelum itu terjadi, berkat kepekaan indra mereka yang tinggi. Di balik kemampuan ini, ada faktor biologis dan lingkungan yang memainkan peranan penting.
Indra Hewan yang Sensitif
Banyak hewan memiliki indra yang jauh lebih tajam dibandingkan manusia. Contohnya, anjing dikenal mampu mendeteksi perubahan tekanan udara dan bau yang mengindikasikan cuaca buruk.
Kucing sering menunjukkan perilaku aneh sebelum cuaca buruk, seperti bersembunyi atau menunjukkan gelisah yang berlebihan. Kemampuan ini mungkin disebabkan oleh ketajaman mereka dalam mendengar frekuensi suara yang tidak bisa diakses oleh manusia.
Baca juga: Polisi Tangkap Direktur Eksekutif Lokataru Foundation karena Diduga Provokasi Anarkis
Perilaku Hewan Sebelum Cuaca Ekstrem
Migrasi burung adalah salah satu contoh nyata dari sikap hewan menjelang perubahan cuaca. Pada saat menjelang badai besar, banyak burung memilih untuk terbang seekor diri ke tempat yang lebih aman untuk menghindari risiko.
Kehilangan serangga, seperti belalang dan kupu-kupu, juga sering terjadi menjelang perubahan drastis cuaca. Ini menunjukkan bahwa mereka mampu merasakan tanda-tanda yang menunjukkan terjadinya cuaca ekstrem.
Penelitian dan Bukti Ilmiah
Penelitian menunjukkan bahwa hewan mampu merasakan perubahan di lingkungannya. Sebagian besar spesies mempunyai sel-sel tertentu di indra mereka yang dapat merespons perubahan suhu dan kelembapan.
Salah satu studi menunjukkan bahwa katak dapat mendeteksi perubahan cuaca dengan akurasi yang tinggi, sehingga seringkali mereka dijadikan indikator alami sebelum hujan.
Baca juga: Kerusuhan Pecah di Bandung, Gas Air Mata Diluncurkan oleh Aparat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: