Lionel Messi menghindari sanksi dari Major League Soccer (MLS) setelah insiden kontroversial usai pertandingan antara Inter Miami dan Los Angeles FC (LAFC). Insiden ini mencuat terkait tuduhan bahwa Messi berusaha menuju ruang ganti wasit setelah kekalahan timnya.
Baca juga: Kasus Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online Masuki Jalur Pidana
Organisasi Wasit Profesional (PRO) memastikan bahwa Messi tidak melanggar aturan liga, menyusul video yang viral di media sosial menunjukkan pria berkebangsaan Argentina itu menuju wilayah ofisial. Pernyataan ini penting untuk mencegah kesalahpahaman terkait kejadian yang ramai diperbincangkan.
Kronologi Insiden dan Tanggapan PRO
Insiden terjadi setelah Inter Miami kalah 0-3 dari LAFC pada pembuka musim 2026, tepatnya pada 22 Februari 2026. Dalam video yang beredar, Messi terlihat berjalan menuju pintu area ofisial yang dihalangi oleh Luis Suarez yang menariknya menjauh.
PRO menyatakan bahwa setelah investigasi, tidak ada pelanggaran yang dilakukan Messi. 'Kami dapat memastikan Lionel Messi tidak memasuki ruang ganti ofisial,' ungkap PRO melalui pernyataannya.
Baca juga: Kunto Aji Bicarakan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Masyarakat
Perbandingan dengan Kasus Sebelumnya
Keputusan PRO ini mengingatkan pada kasus Matt Miazga dari FC Cincinnati yang pernah dijatuhi sanksi setelah masuk ruang ganti wasit untuk melayangkan protes. Sanksi awalnya tiga laga, meski kemudian dipangkas menjadi dua pertandingan.
Hal ini menunjukkan bahwa MLS tegas dalam menanggapi pelanggaran serupa, tetapi dalam kasus Messi, tidak ada laporan dari ofisial yang menunjukkan adanya pelanggaran.
Performa Messi dalam Pertandingan
Dalam laga tersebut, Messi bermain penuh selama 90 menit meskipun terhambat cedera hamstring sebelum pertandingan. Kiper LAFC, Hugo Lloris, melakukan penyelamatan terhadap tembakan Messi, namun LAFC menunjukkan dominasi permainan secara keseluruhan.
Gol pembuka LAFC dihasilkan oleh David Martinez pada menit ke-37, berkat kesalahan dari Rodrigo De Paul. Denis Bouanga menambah keunggulan, diikuti gol penutup oleh Nathan Ordaz di masa tambahan waktu.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Demo Sehari Sebelum Aksi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: